Menag Harap Kebijakan Saudi Larang Warganya Masuk Indonesia Segera Dicabut

Kamis, 26 Mei 2022 08:03 Reporter : Lia Harahap
Menag Harap Kebijakan Saudi Larang Warganya Masuk Indonesia Segera Dicabut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. ©2021 Istimewa

Merdeka.com - Pemerintah Saudi melarang warganya masuk ke sejumlah negara termasuk Indonesia. Larangan tersebut menyusul kenaikan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir. Adapun negara lainnya selain Indonesia yakni Libanon, Suriah, Turki, Iran, Afghanistan, India, Yaman, Somalia, Ethiopia, Republik Kongo, Libya, Vietnam, Armenia, Belarusia, dan Venezuela.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap larangan itu segera dicabut. "Mudah-mudahan segera dicabutlah larangan itu," kata Menag di Gedung Kementerian Agama, Rabu (25/5).

Menag memastikan, larangan itu tidak berdampak pada aturan-aturan terkait penyelenggaraan ibadah haji yang telah disepakati kedua negara, termasuk soal kuota.

"Saya rasa tidak, itu orotitas berbeda. Sejauh saya komunikasi dengan pemerintah Saudi, menteri haji dan menteri Islam, tidak ada pengaruhnya," tegas Menag.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sejak 22 Juli 2021 warga negara Arab Saudi dibatasi untuk bepergian ke 16 negara, termasuk salah satunya Indonesia. Negara lainnya adalah Libanon, Suriah, Turki, Iran, Afghanistan, India, Yaman, Somalia, Ethiopia, Republik Kongo, Libya, Vietnam, Armenia, Belarusia, dan Venezuela.

Larangan ini menyusul kenaikan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir.

2 dari 2 halaman

Direktorat Jenderal Paspor (Jawazat) menegaskan masa berlaku paspor warga Saudi yang hendak bepergian ke negara non-Arab harus lebih dari enam bulan. Jawazat menjelaskan persyaratan itu dalam akun Twitter resmi.

Menurut pernyataan Jawazat, masa berlaku paspor warga Saudi harus lebih dari tiga bulan jika akan bepergian ke negara Arab. Sementara warga yang akan bepergian ke negara Dewan Kerjasawa teluk (GCC) maka masa berlaku paspornya harus lebih dari tiga bulan.

Persyaratan lainnya yang wajib dipenuhi warga Saudi yaitu sudah menerima tiga dosis vaksin Covid-19 atau belum lewati masa tiga bulan setelah vaksin kedua.

Jawazat menyatakan mereka yang berusia di bawah 16 dan 12 tahun harus sudah divaksin dua kali. [ray]

Baca juga:
Cek Detail Bus Hingga Hotel, Menag Pastikan Fasilitas Jemaah Haji Sangat Siap
Jemaah Haji 2022 Lebih Sedikit, Kemenag Harap Indeks Kepuasan Naik Tahun Ini
Sejak Juli 2021 Saudi Masih Larang Warganya ke 16 Negara, Termasuk Indonesia
Suhu di Saudi saat Puncak Haji 2022 Diperkirakan 50 Derajat Celcius
Bertemu Menteri Saudi, Menag Yaqut Bahas Kesiapan Penyelenggaraan Haji

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini