Menag Diminta Meningkatkan Ibadah Masyarakat Ketimbang Mencurigai Orang Masuk Masjid

Jumat, 4 September 2020 15:28 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Menag Diminta Meningkatkan Ibadah Masyarakat Ketimbang Mencurigai Orang Masuk Masjid Menag Fachrul Razi. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota Komisi VIII DPR, Muslich Zainal Abidin menyoroti pernyataan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi terkait radikalisme masuk melalui anak berpenampilan menarik atau good looking. Muslich meminta Menag berbicara dengan fakta-fakta yang jelas dan bukan karena asumsi pribadi.

"Kami menyarankan saudara Menteri Agama RI Fachrul Razi agar dalam menyampaikan sebuah pernyataan harus lebih wise berdasarkan fakta didukung data-data yang lebih jelas. Jangan sampai itu baru asumsi dan penilaian pribadi saja, tetapi sudah terkesan menuduh atau memojokkan bahkan memicu timbulnya kegaduhan baru dan rasa saling curiga," kata dia, Jumat (4/9).

Menurut dia, seharusnya Menag lebih pro-aktif membangun hubungan emosional dalam memberikan pembinaan, edukasi serta pencerahan dalam aktivitas pemantauan kegiatan di masjid-masjid. Termasuk yang ada di lingkungan Kementerian dan BUMN.

Dia menambahkan, bahwa Menag Fachrul menyebut pengurus masjid yang ada di lingkungan pemerintahan dan BUMN haruslah dari pegawai pemerintahan. Bila masjidnya di lingkungan pemerintahan, tak boleh ada masyarakat umum ikut jadi pengurus. Hal itu dianggapnya sebagai salah satu upaya mewaspadai gerakan dari kelompok radikal di masjid-masjid.

"Pernyataan saudara Fachrul Razi itu bukanlah solusi tepat, malah terkesan menggeneralisasi sesuatu, bahkan memojokkan pengurus masjid yang berasal dari masyarakat umum," ucap politikus PPP itu.

Menurut dia, pernyataan Menag justru dapat menciptakan ketidaknyamanan dan membuat jurang pemisah antara jemaah masjid di lingkungan pemerintahan atau BUMN dengan masyarakat umum dalam beribadah. Dia berharap Menag lebih bijaksana dan selalu memberikan solusi yang lebih tepat apabila menyampaikan pikiran-pikiran dan pernyataannya ke publik.

"Daripada mencurigai orang yang good looking masuk masjid, saudara Menag lebih baik mendorong masyarakat meningkatkan ibadah dan berdoa agar pandemi Covid-19 segera hilang dari muka bumi. Terlebih, kasus positif Covid-19 terus bertambah ribuan setiap harinya. Serta memikirkan strategi menghadapi ancaman resesi ekonomi di depan mata," pungkasnya.

Baca Selanjutnya: Menag Sebut Paham Radikal Disebar...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini