Mempersiapkan pemimpin masa depan di Angkatan Darat

Senin, 5 Maret 2018 11:58 Reporter : Didi Syafirdi
Mempersiapkan pemimpin masa depan di Angkatan Darat Herindra-Andika Perkasa. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melakukan mutasi sejumlah jabatan strategis di tingkat perwira tinggi (Pati) TNI. Dari tiga matra total 35 perwira bergeser. Ada yang mendapat promosi jabatan.

Untuk Angkatan Darat ada 16 pati bergeser. Mayjen Muhamad Herindra salah satu yang mendapat kenaikan jabatan. Dia didapuk menjadi Inspektur Jenderal TNI menggantikan Letjen Dodik Widjanarko.

Dengan posisi barunya bintang di pundak Herindra yang merupakan lulusan terbaik Akmil 1987 bertambah menjadi tiga. Sebelumnya dia menjabat sebagai Pa Sahli Tk. III Bidang Hubint Panglima TNI.

Ketua Pusat Studi Politik dan Keamanan (PSPK) Universitas Padjadjaran Muradi melihat mutasi kali ini untuk mempersiapkan pemimpin masa depan di internal angkatan darat. Sebagai Irjen, kata Muradi, posisi Herindra cukup strategis melakukan pengawasan di internal. Dia pun punya kewenangan soal mutasi karena menjadi bagian dari Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti).

"Saya melihat Herindra betul-betul disiapkan kepemimpinannya," kata Muradi saat berbincang dengan merdeka.com, Minggu (5/3).

Melihat rekam jejaknya, karier Herindra terbilang moncer. Saat masih kolonel dia pernah menjadi Koorspri Kasad dan Danrem 101/Antasari. Herindra pecah bintang saat didapuk menduduki pos Wadanjen Kopassus lalu digeser jadi Kasdam III/Siliwangi.

Tak butuh waktu lama, Herindra menjadi Mayor Jenderal dengan jabatan sebagai Danjen Kopassus dan Pangdam III/Siliwangi. Dengan pangkat Letjen, Herindra bersanding dengan Andika Perkasa yang lebih dahulu promosi menjadi Komandan Kodiklat dengan pangkat Letnan Jenderal. Keduanya satu angkatan.

Siapa bakal meraih posisi bintang empat? Mengingat posisi Kasad Jenderal Mulyono akan masuk masa pensiun April 2019 nanti. Muradi mengatakan peluang Andika juga terbuka lebar. Andika merupakan menantu mantan Kepala BIN A.M Hendropriyono. Pernah menjadi Danpaspampres.

"Dankodiklat dan Irjen TNI strategis. Keduanya diplot untuk pemimpin masa depan. Tiga-empat bulan sebelumnya sudah dipersiapkan proses regenerasinya."

Senior satu tingkat di atas keduanya ada Letnan Jenderal TNI Tatang Sulaiman. Mantan Kapuspen TNI itu kini menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat. Dari jebolan 1985, Muradi, melihat Mayjen Doni Monardo yang kini Pangdam Siliwangi juga punya peluang.

"Tapi biasanya yang dipilih enggak jauh-jauh dengan angkatan Panglima," tandasnya.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal TNI M Sabrar Fadhilah mengatakan, pemutasian jabatan Pati TNI dalam rangka penyegaran organisasi. Dia menolak jika dikatakan berkaitan dengan tahun politik. "Tidak ada hubungannya dengan persiapan Pemilu 2019," tuturnya. [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini