Memilih Wedding Organizer, Percaya Saja Tidak Cukup

Rabu, 12 Februari 2020 11:18 Reporter : Fikri Faqih
Memilih Wedding Organizer, Percaya Saja Tidak Cukup Ilustrasi pernikahan. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/Mila Supinskaya

Merdeka.com - Kasus penipuan yang dilakukan Wedding Organizer (WO) Pandamanda tidak hanya merugikan calon pengantin. Secara tidak langsung WO lainnya juga terkena imbas. Bahkan ada WO yang awalnya telah mendapatkan klien, akhirnya batal lantaran kasus penipuan yang dilakukan Anwar Said.

Memilih WO tidak semudah melihat katalog. Rekam jejak dari suatu WO terkadang tidak cukup untuk memastikan acara sakral janji sehidup semati dapat berjalan dengan lancar. Calon pengantin harus rajin memastikan setiap langkah persiapan harus berjalan sesuai rencana.

Ketua Himpunan Perusahaan Penata Acara Pernikahan (Hastana) Indonesia, Gandy Priapratama mengatakan, kasus seperti WO Pandamanda sudah banyak terjadi. Untuk itu, dia meminta setiap calon pengantin yang ingin menggunakan WO untuk meminta detail vendor dan rencana acara pernikahan.

Penting bagi seorang penganti mengetahui WO yang dipilihnya menggunakan vendor apa. Lalu calon pengantin juga harus memiliki perbandingan untuk setiap vendornya. Walaupun yang dipilih sudah yang paling baik, langkah tersebut tetap harus dilakukan.

"Tanyakan sistem pembayarannya gimana? term-nya bagaimana? Cateringnya saat DP pertama untuk apa? Ini data terdiliver. Si vendor harus pastiin. Cek ke vendor itu udah dipesan sama wo itu belum? Pastikan udah dibayarkan juga," jelas Gandy kepada merdeka.com, Selasa (12/2).

Walaupun telah menggunakan WO, calon pengantin diingatkan agar tetap melakukan pengawasan dalam proses persiapan hingga hari H. Jangan sampai acara pernikahan yang direncanakan indah dan megah malah berubah jadi petaka.

Sehingga jangan merasa telah mengeluarkan untuk WO, lalu melepaskan semua persiapan kepada mereka. Walaupun hal itu mungkin saja dilakukan pada WO yang telah memiliki kredibilitas dan standar operasional prosedur (SOP).

"Harus detil ya. Kalau kasus kaya WO Pandamanda kejadiannya seperti itu, nah itu susah juga. Makanya pengecekan vendor tetap harus dilakukan," tegasnya.

1 dari 1 halaman

Hitungan Sederhana Biaya Pernikahan

Gandy mengingatkan, calon pengantin jangan mudah tergiur dengan harga murah yang ditawarkan WO. Dia memberikan hitung hitungan kasar untuk perhelatan resepsi kelas menengah sebagai gambaran.

Untuk satu paket jamuan perorang, setidaknya diperlukan anggaran Rp80 ribu hingga Rp100 ribu. Catering menjadi biaya terbesar sebelum venue. Untuk itu, dia meminta para calon pengantin menghitung dengan cermat berapa orang yang akan mereka undang. Karena pada akhirnya ini akan menjadi penentu besaran biaya acara resepsi.

"Kalau tamu yang diundang 500 ya berarti siapin Rp50 juta untuk catering. Alokasi catering itu yang terbesar, bisa 60-70 persen. Dekorasi, musik, busana dan lain-lain itu sekitar 50 persen. Ya berarti kisaran Rp100 juta," jabarnya.

Terkadang biaya catering akan berbeda-beda walaupun menggunakan vendor yang sama. Pasalnya biaya catering akan terimplikasi dengan penentuan venue pernikahan.

Adanya diskon dari satu WO, Gandy mengakui hal tersebut bisa saja terjadi. Namun, dia mengingatkan, perbedaan biaya antara Wo satu dengan lainnya kemungkinan tidak akan lebih dari 50 persen. Jika hal tersebut terjadi, maka calon pengantin harus hati hati akan adanya modus penipuan.

"Kalau turun 10-20 persen masih mungkin lah. Kalau sampai bedanya 50 persen lebih bahaya itu. Pernikahan itu pengalaman pertama dan terakhir harapannya. Di WO itu enggak ada klien repeater. Untuk itu pengantin harus double cek," tutupnya. [noe]

Baca juga:
WO Pandamanda: Cemerlang di Awal, Penjara Kemudian
Hari Bahagia Berubah Jadi Petaka
Telusuri Transaksi Bos WO Pandamanda, Polisi Sita Rekening dan Dokumen Keuangan
Polisi Sita Aset WO Pandamanda
Polisi Belum Bisa Pastikan Soal Pengembalian Uang Korban WO Pandamanda di Depok
Sudah 50 Calon Pengantin Korban WO Pandamanda Lapor Polisi

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penipuan
  3. Pernikahan
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini