KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Membandingkan kekuatan militer Australia dan Indonesia

Kamis, 5 Januari 2017 05:35 Reporter : Yulistyo Pratomo
Pasukan Komando TNI latihan di Aceh. ©2016 AFP PHOTO/Chaideer Mahyuddin

Merdeka.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) memutuskan untuk menyetop kerja sama militer dengan Australia. Keputusan itu diambil karena sarana pelatihan pasukan khusus Australia diwarnai pelecehan terhadap negara dan kesatuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Atas pertimbangan yang mendalam, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo berinisiatif menghentikan kerja sama tersebut, sekaligus mendesak pemerintah Australia menanggapi serius pelecehan terhadap ideologi negara. Tindakan tegas ini mendapat reaksi positif dari publik, meski bukan yang pertama kali.

Apakah penghentian kerja sama tersebut merugikan Indonesia?

Dikutip dari situs globalfirepower.com, kekuatan militer yang dimiliki TNI justru berada di peringkat yang lebih baik dibandingkan Australia. Indonesia sendiri ditempatkan di peringkat ke-14 dengan indeks kekuatan 0,3354 (0,0 merupakan yang terbaik), sementara Australia di peringkat ke-23 dengan indeks 0,4209.

Rangking tersebut dibuat berdasarkan potensi negara jika terlibat dalam perang konvensional serta kapabilitasnya di darat, laut dan udara. Pemeringkatan tidak terkait dengan sumber daya alam, keuangan dan geografi maupun 50 faktor lainnya.

Berikut peta kekuatan antara Indonesia dan Australia:

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.