Memaknai Maulid Nabi untuk Bangun Persatuan Umat dan Persaudaraan Kebangsaan

Kamis, 21 Oktober 2021 17:11 Reporter : Didi Syafirdi
Memaknai Maulid Nabi untuk Bangun Persatuan Umat dan Persaudaraan Kebangsaan Ilustrasi keberagaman dan kerukunan. ©2020 Merdeka.com/flickr.com

Merdeka.com - Makna peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dinilai sebagai pesan untuk membangun serta menciptakan perdamaian. Dengan memaknai hal itu diyakini dapat membangun persatuan sesama anak bangsa.

"Salah satu pelajaran diambil dari Maulid Nabi ialah pesan membangun persatuan umat, dan solidaritas kita. Termasuk ukhuwah wathaniyah membangun persaudaraan kebangsaan," ujar Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan DKI Jakarta, Muslihan Habib dalam keterangannya, Kamis (21/10).

Muslihan juga menyinggung soal narasi berkembang oleh kelompok radikal menyebut larangan umat muslim untuk berteman dengan umat penganut agama lain. Menurutnya, dalam ajaran Islam, seorang umat tidaklah boleh membedakan apalagi melecehkan orang lain baik sesama muslim maupun non-muslim.

"Maka dari itu ketika ada narasi seperti perlu diluruskan. Jangankan dengan manusia, dengan hewan saja kita juga harus menyayangi," tegasnya.

Ia menjelaskan kedudukan manusia sebagai makhluk terhormat sehingga akan sangat baik jika umat bisa mencermati Piagam Madinah. Karena di piagam tersebut tersirat bagaimana Islam dibangun Baginda Rasul adalah membangun ukhuwah yang menghargai pluralitas.

Muslihan berpesan kepada masyarakat untuk dapat mengambil hikmah dan pelajaran yang diajarkan oleh para kiai-kiai dalam mencintai Nabi Muhammad.

"Ketika kita mencintai ajaran Nabi Muhammad yaitu pesan untuk membangun persaudaraan umat. Kita tuangkan dalam kehidupan kita," pungkasnya. [did]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini