Melihat Persiapan Pemerintah Urus Keberangkatan Ibadah Haji

Selasa, 17 Mei 2022 14:34 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Melihat Persiapan Pemerintah Urus Keberangkatan Ibadah Haji Menag Yaqut Cholil Qoumas. ©Antara/HO - Kemenag

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan ratas terbatas terkait persiapan penyelenggaraan ibadah Haji 2022. Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjelaskan, bahwa pemerintah siap melayani seluruh jemaah haji dari berangkat hingga pulang ke Tanah Air.

"Baru saja melakukan ratas bersama Presiden terikat dengan persiapan penyelenggaraan ibadah haji, intinya bahwa pemerintah sudah siap melayani jemaah haji mulai dari berangkat sampai nanti pulang kembali di Tanah Air, kita sudah siapkan skema dari A sampai Z," kata Yaqut usai rapat terbatas di Istana Kepresidenan seperti dilihat di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (17/5).

Yaqut mengungkapkan, pemerintah sudah menyiapkan skema protokol kesehatan yaitu syarat tentang minimal vaksin dosis kedua bagi calon jemaah haji. Dia memastikan syarat tersebut bakal dipenuhi jemaah.

"Termasuk skema protokol kesehatan yang disyaratkan seperti harus minimal sudah vaksin lengkap, dua kali vaksin, minimal itu, dan ini harus dipenuhi oleh jemaah haji kalau pengin berangkat ke tanah suci. Dan ini sudah kita usahakan terus ikhtiarkan agar seluruh calon jemaah haji yang berangkat ke Saudi nanti sudah tervaksin sebanyak dua, atau vaksin lengkap," tutur Yaqut.

Syarat lainnya adalah terkait batasan usia 65 tahun bagi jemaah haji. Yaqut menjelaskan, syarat tersebut adalah aturan dari pemerintah Arab Saudi yang perlu ditaati.

"Kemudian pembatasan usia, pemerintah Saudi memberikan batasan usia di bawah 65 tahun dan ini kami pemerintah sudah tegas akan menjalankan ini, karena kalau tidak kalau lebih dari 65 tahun sistem mereka akan menolak, jadi pembatasan 65 tahun ini syarat yang ditentukan oleh pemerintah kerajaan Saudi," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Lebih lanjut, Yaqut menjelaskan tentang pembiayaan ibadah haji 2022. Kata dia, ada perbedaan biaya perjalanan ibadah haji dan biaya penyelenggaraan ibadah haji.

"Besaran biaya yang dibayarkan oleh jemaah atau kalau kita kenal namanya BIPIH itu biaya perjalanan ibadah haji itu biaya yang dibayarkan jemaah haji itu berbeda dengan biaya penyelenggaraan ibadah Haji," ucapnya.

"Biaya penyelenggaraan ibadah Haji itu lebih besar sementara biaya yang dibayarkan jemaah itu tidak lebih besar dari biaya yang sesungguhnya diperlukan, dari mana menutup itu," tandas Yaqut. [ray]

Baca juga:
Asrama Haji Pondok Gede Siap Layani Jemaah Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
Bacaan Niat Haji Sesuai dengan Waktu Pelaksanaannya, Ketahui Rukunnya
Kemenag: 87,06% Calon Jemaah Haji Konfirmasi Siap Berangkat ke Tanah Suci
Garuda Indonesia akan Layani Jemaah Haji dari 9 Embarkasi, Ini Wilayah Cakupannya
Cerita Pedagang Siomai di Aceh Daftar Haji Pakai Uang Logam

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini