Mayat dalam Koper di Blitar Bernama Budi Hartanto, Seorang Guru Dance

Kamis, 4 April 2019 08:51 Reporter : Imam Mubarok
Mayat dalam Koper di Blitar Bernama Budi Hartanto, Seorang Guru Dance garis polisi. shutterstock

Merdeka.com - Sesosok mayat ditemukan tersimpan dalam koper diletakkan di tepi sungai lahar, tepatnya di bawah jembatan Desa Karanggondang, Kabupaten Blitar. Diketahui korban adalah Budi Hartanto (28) seorang guru dance sekaligus tenaga honorer di SDN Banjarmlati II Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.

Budi diduga dirampok kemudian dibunuh dengan cara mutilasi arena sejumlah uang dan satu unit sepeda motor milik korban raib. Kabar kematian Budi pun akhirnya sampai ke telinga keluarga setelah petugas mengabarkan kejadian tersebut. Tangis Hamidah ibundanya pecah setelah mengetahui kabar bahwa putra sulungnya tewas mengenaskan.

Nasuha, paman korban mengatakan pihak keluarga terakhir berkomunikasi dengan Budi pada Selasa (1/4) sore. Korban berada di sanggar tarinya yang ada di kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Jayabaya Kota kediri untuk persiapan menghadapi tawaran menari di Grand Panglima Kediri.

"Menurut informasi yang diterima keluarga dari teman korban malam hari sekitar pukul 23.00 WIB Budi sempat pamit keluar beli makanan, tetapi tidak kembali. Dia membawa sejumlah uang sekolahan karena sebagai tenaga administrasi dan uang hasil penjualan kafe serta satu unit sepeda motor scoopy," katanya.

Setelah melalui proses panjang, jenazah Budi tiba di rumah duka pada Rabu malam (3/4) sekitar pukul 23.30. Setelah di salati selanjutnya sekitar pukul 01.00, Kamis (4/4) jenazah korban dimakamkan di TPU setempat dengan diikuti keluarga dan warga sekitar.

Sebelumnya, koper berisi jasad tersebut pertama kali ditemukan warga atas nama Imam. Saat itu, dia sedang mencari rumput di tepi sungai dan melihat ada koper tergeletak begitu saja. Sempat dicek, ternyata terlihat kaki manusia. Dia segera melapor ke perangkat desa dan polisi. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini