Mau produksi massal kendaraan pedesaan, pencetus Esemka sakit & dijenguk Jokowi

Jumat, 26 Oktober 2018 13:01 Reporter : Arie Sunaryo
Mau produksi massal kendaraan pedesaan, pencetus Esemka sakit & dijenguk Jokowi Sukiyat pencetus mobil Esemka. ©2018 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Sukiyat (61) pencetus mobil Esemka, mengaku akan memproduksi massal kendaraan multiguna AMMDes (Alat Mekanis Multiguna Pedesaan), Januari 2019. Pada tahap awal pria yang juga Presiden Komisaris PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI) dan PT Kiat Mahesa Wintor Distributor (KMWD) itu berencana akan memproduksi mobil untuk petani sebanyak 15.000 unit.

Untuk produksi kendaraan seharga Rp 70 juta per unit tersebut, Sukiyat mengaku telah menjalin komunikasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Yakni saat dirinya menjalani perawatan di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, 14 September lalu.

"Saya sudah ada pembicaraan dengan Pak Jokowi, waktu saya sakit di RS Bethesda, beliau menjenguk saya," ujar Sukiyat, Jumat (26/10).

Sukiyat mengisahkan, dirinya sakit gara-gara memikirkan bagaimana agar mobil Esemka generasi III dengan merek Kiat Mahesa Wintor (KMW) tersebut bisa diproduksi secara massal.

"Saya ini siang malam memikirkan bagaimana agar AMMDes ini bisa diproduksi massal. Sampai akhirnya saya sakit," ucapnya.

Sukiyat optimitistis kehadiran kendaraan AMMDes tersebut bisa menjadi kendaraan andalan dipedesaan. Dan bisa diterima pasar serta mendapat dukungan dari pemerintah.

Menurut Sukiyat, nantinya produksi AMMDes ini akan dilakukan di dua tempat. Yakni di Citeurup, Bogor, Jawa Barat dan Klaten, Jawa Tengah. Sukiyat menjelaskan AMMDes memiliki dimensi panjang 358 cm, lebar 137 cm, dan tinggi 190 cm.

"AMMDes ini murni diciptakan sebagai kendaraan multifungsi untuk pedesaan.
Niat saya bikin untuk membantu masyarakat pedesaan dan menumbuhkan perekonomian di desa," tukasnya. [ian]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini