Mau diedarkan di Bali, penari bar asal Thailand bawa sabu senilai Rp 2 M

Sabtu, 28 Juli 2018 00:16 Reporter : Purnomo Edi
Mau diedarkan di Bali, penari bar asal Thailand bawa sabu senilai Rp 2 M penari bar asal Thailand yang selundupkan sabu-sabu. ©2018 Merdeka.com/purnomo edi

Merdeka.com - Seorang penari bar yang merupakan warga negara Thailand berinisial SSA (30) diringkus oleh petugas Bea Cukai di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta. SSA diringkus karena kedapatan membawa 1,1 kg narkoba jenis sabu dalam tas ranselnya.

Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan, Wijayanta mengatakan, SSA ditangkap pada Minggu (22/7) yang lalu sekitar pukul 17.00 WIB. SSA ditangkap oleh petugas gabungan dari Bea Cukai, POM TNI AU dan Avsec Angkasa Pura sesaat setelah turun dari pesawat jurusan Singapura-Yogyakarta dengan nomor penerbangan MI 152.

"Awalnya petugas curiga dengan gerak-gerik SSA usai turun dari pesawat. Kemudian saat pemeriksaan badan dan barang bawaan dengan pemindaian dan x-ray, petugas menemukan sabu-sabu yang berupa serbuk kristal di dalam tas ransel SSA," ujar Wijayanta di Kantor Direktorat Jendral Pajak DIY, Jumat (27/7).

Wijayanta mengungkapkan, sabu dalam bentuk kristal itu disembunyikan dalam dinding tas ransel. Sabu itu dikemas dalam tas kecil. Usai ditangkap oleh petugas di Bandara Internasional Adisutjipto, SSA pun kemudian diserahkan ke BNNP DIY.

Sementara itu, Kabid Berantas BNNP DIY, AKBP Sudaryoko menjelaskan, jika sabu yang dibawa oleh SSA adalah murni sabu. Harga pergramnya, kata Sudaryoko, mencapai Rp 2 juta. Sudaryoko menaksir harga total sabu yang diselundupkan seharga Rp 2 miliar.

"Kalau tersangka profesinya penari bar di Thailand. Tapi dalam kasus ini dia diduga kurir karena hasil tes urine negatif. Masih kita dalami. Dugaan sementara sabu ini berasal dari Thailand dan akan dibawa ke Bali. Kita masih telusuri siapa bandarnya sampai siapa yang memesan," tutup Sudaryoko. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini