Masyarakat diminta tak terjebak isu provokatif pembakaran bendera di Garut

Kamis, 25 Oktober 2018 15:49 Reporter : Merdeka
Masyarakat diminta tak terjebak isu provokatif pembakaran bendera di Garut Irjen Setyo Wasisto. ©2018 Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengimbau masyarakat tetap tenang menyikapi kasus pembakaran bendera mirip organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Garut, Jawa Barat. Dia meminta masyarakat tidak terjebak isu provokatif.

"Kita tentunya mengimbau dan kerjasama dengan seluruh stakeholder untuk meredam. Kita jangan terjebak dengan isu-isu yang justru memperparah serta mengadu domba antar kelompok," katanya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (25/10).

Dia meminta masyarakat menghormati proses hukum yang dilakukan kepolisian. Sementara ini, Polri tidak menemukan unsur pidana pada pembakaran bendera tersebut. Namun penyidik tetap menggali keterangan dari para ahli.

"Karena proses hukum sudah dilakukan dan secara hukum sudah disampaikan Polda Jabar kemarin tentang mensrea atau niat, kemudian fakta-fakta hukumnya seperti itu sudah dinyatakan, ya kita harus terima," jelasnya.

Jenderal bintang dua itu juga merespons seruan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang meminta masyarakat memasang bendera dan panji-panji dengan tulisan kalimat Tauhid di rumahnya.

"Saya mengimbau, kita WNI. Itu aja. Gunakan bendera ya bendera Indonesia," tutup Setyo.

Reporter: Nafiysul Qodar
Sumber: Liputan6.com [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini