Masuk di Panama Papers, Menteri Rini didesak mundur mahasiswa Jabar

Jumat, 29 April 2016 14:37 Reporter : Muhammad Sholeh
Masuk di Panama Papers, Menteri Rini didesak mundur mahasiswa Jabar Menteri BUMN Rini Soemarno. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Desakan mundur Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN kembali mencuat. Berbagai alasan menjadi pemicu di antaranya terekamnya nama Rini dalam pusaran Panama Papers dan aktivitas ilegal yang dilakukan lima WNA asal Cina di wilayah Halim terkait proyek kereta cepat awal pekan lalu.

"Cara kerja Rini sudah tidak sesuai dengan agenda besar Nawa Cita, keterlibatannya dalam berbagai persoalan nasional bahkan internasional seperti Panama Papers sudah tidak mencerminkan abdi negara yang patuh dan menjunjung tinggi kehormatan bangsa," tutur Kordinator Aliansi Mahasiswa Jabar, Okky Carresa Ginanjar, Jumat (29/4).

Okky menegaskan seharusnya Rini legowo mengundurkan diri terlebih posisinya sebagai pejabat negara yang namanya terkait Panama Papers. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab moral seperti halnya Perdana Menteri Islandia David Gunnlaugsson yang mundur lantaran Panama Papers.

"Jika Rini tidak mengundurkan diri maka kami akan bergerak meminta Presiden mencopot secara tidak hormat dan menyuarakannya melalui DPRD Jabar Senin depan, kami sedang konsolidasi dengan teman-teman mahasiswa untuk turun ke jalan karena penolakan ini sudah menjadi tanggung jawab kami untuk menjaga wibawa bangsa," jelasnya.

Okky mengingatkan pemerintah dan legislatif untuk tidak meloloskan para pelaku kejahatan dan pengemplang pajak. Terlebih mereka adalah politisi, pengusaha hingga pejabat negara yang terekam data Panama Papers seperti halnya Rini Soemarno

Sebelumnya, desakan pengunduran Rini Soemarno sebagai Menteri BUMN muncul saat ia disebut-sebut terlibat dalam pelanggaran hukum yang merugikan negara atas perpanjangan kontrak Jakarta International Container Terminal (JICT) yang dilakukan secara sepihak oleh mantan Direktur Utama Pelindo II RJ Lino. [noe]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini