Masuk Algomerasi Jabodetabek, Tangsel Tak akan Terbitkan SIKM

Rabu, 21 April 2021 14:45 Reporter : Kirom
Masuk Algomerasi Jabodetabek, Tangsel Tak akan Terbitkan SIKM kendaran diputar balik di tol Cikupa. ©2020 Liputan6.com/Angga Yuniar

Merdeka.com - Keluar masuk kota Tangerang Selatan, dipastikan tidak memerlukan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM), sebab kota Tangsel, merupakan wilayah Algomerasi dari kawasan Jabodetabek.

Pelaksana harian (Plh) Wali Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo menerangkan, dengan penetapan Kota Tangsel, sebagai wilayah Algomerasi maka SIKM tidak berlaku di wilayah Tangsel.

"Larangan mudik, kita mengikuti apa yang disampaikan pusat. Kita di daerah kita, tidak wajib membuat SIKM buat yang keluar dan masuk," jelas dia.

Menurut Bambang, dari aturan yang juga disampaikan oleh Satgas Covid-19 nasional, hanya Provinsi DKI Jakarta yang diwajibkan menerbitkan SIKM.

Namun begitu, dia memastikan jika ada ASN di Pemkot Tangsel, yang bandel melaksanakan mudik lebaran akan dijatuhi sanksi berat.

"Kita hanya akan membantu dalam hal penetapan titik-titik pantau kegiatan larangan mudik. Sanksi sudah dikeluarkan sama seperti Kemenpan RB keluarkan, mudik bisa sampai sanksi terberat," jelas Plh Wali Kota Tangsel Bambang.

Berdasarkan keputusan Kementerian Perhubungan berikut ini 8 wilayah yang diperboleh melakukan mudik lokal:

1. Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Karo (Mebidangro)
2. Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek)
3. Bandung Raya
4. Semarang, Kendal, Demak, Ungaran, dan Purwodadi
5. Jogja Raya
6. Solo Raya
7. Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan (Gerbangkertosusila)
8. Makassar, Sungguminasa, Takalar, dan Maros. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini