Massa Demonstrasi di Gelora Manahan Solo Tuntut Pembebasan 3 Ustaz

Jumat, 26 November 2021 15:03 Reporter : Arie Sunaryo
Massa Demonstrasi di Gelora Manahan Solo Tuntut Pembebasan 3 Ustaz Demo warga di Solo. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Massa yang menamakan diri Macan (masyarakat dan ulama yang tergabung dalam Masyarakat Cinta Agama dan NKRI) Solo Raya, menggelar aksi damai di depan patung Soekarno, Gelora Manahan, Jumat (26/11). Mereka menuntut pembebasan Ustaz Ahmad Farid Okbah, Ahmad Zain An Najah dan Anung Al Hamad yang ditangkap Densus 88 beberapa waktu lalu.

"Berkenaan dengan penangkapan tiga ulama kami menyatakan bahwa aktivitas dakwah mereka lakukan adalah aktivitas yang dilakukan dalam rangka menjalankan kewajiban yang disyariatkan dalam agama Islam," kata koordinator aksi, Ajoen.

Para peserta aksi juga menolak seluruh keterangan, bukti dan narasi apapun yang tidak atau bukan merupakan fakta dalam persidangan. Berdasarkan asas praduga tidak bersalah. Lanjut Ajoen, siapapun diminta untuk menghormati harkat, martabat, kedudukan dan kemuliaan ulama, kecuali setelah ada keputusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

"Kami menuntut pembebasan Ustaz Farid Ahmad Okbah, Ustaz Ahmad Zain An-Najah dan Ustaz Anung Al-Hamat, karena beliau bertiga adalah ulama, pendakwah yang dikenal santun, memiliki banyak murid dan telah banyak berkhidmat untuk melayani umat," tandasnya.

Mereka juga meminta agar Majelis Ulama Indonesia (MUI) bertindak dan proaktif untuk membela ajaran Islam dan umat/ulama. Mengingat lembaga MUI adalah wadah para ulama sehingga memiliki kewajiban sekaligus tanggung jawab untuk bertindak memberikan perlindungan kepada umat/ulama.

Selain menggelar orasi, para peserta aksi juga menggelar doa bersama untuk ketiga ustaz. Mereka berharap ketiganya diberikan kesabaran, ketabahan dan keikhlasan dan dapat segera dibebaskan.

"Kami mengajak segenap kaum muslimin agar berdiri bersama ulama sekaligus membela ajaran Islam terkait amal sedekah, dakwah dan jihad," katanya.

Dalam aksi tersebut peserta juga membentangkan sejumlah spanduk dan poster. Di antaranya bertuliskan 'Doa untuk Ulama', 'Bebaskan Memilih Pengacara', 'Bela Agama Bela Ulama', 'Bubarkan Densus 88' dan lainnya. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini