Masinton Minta Pemerintah Pusat Pertimbangkan Lockdown Jakarta

Kamis, 26 Maret 2020 13:29 Reporter : Ahda Bayhaqi
Masinton Minta Pemerintah Pusat Pertimbangkan Lockdown Jakarta Masinton. ©2017 Merdeka.com/Rendi Perdana

Merdeka.com - Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu meminta pemerintah pusat mempertimbangkan opsi lockdown DKI Jakarta. Sebab, setengah dari kasus Covid-19 berasal dari Jakarta.

"Tidak ada salahnya membahas dan mempersiapkan opsi lockdown sebagai alternatif terakhir untuk wilayah Provinsi DKI Jakarta," kata Masinton kepada wartawan, Kamis (26/3).

Masinton mengatakan, penerapan lockdown di berbagai negara dapat meminimalisir penyebaran virus corona. Menurutnya, opsi tersebut masih pilihan efektif.

"Untuk saat ini opsi lockdown masih merupakan pilihan efektif yang dilakukan berbagai negara guna meminimalisir penyebaran virus corona di tengah-tengah masyarakatnya," kata dia.

Masinton mengingatkan pemerintah pusat dan pemerintah DKI Jakarta jangan egois. Dia mengatakan, keselamatan masyarakat adalah yang utama.

"Keselamatan dan kesehatan rakyat adalah yang utama. Singkirkan egoisme, bangun sinergitas dan solidaritas antar pemerintahan pusat dan daerah," kata dia.

1 dari 1 halaman

Lakukan Langkah Mitigasi Bersama

Masinton mengatakan, pemprov DKI harus mau mendengarkan dan melaksanakan arahan pemerintah pusat. Namun, pemerintah pusat juga harus akomodatif mendengar aspirasi daerah.

"Kita belum terlambat, asal kita mau mempersiapkannya secara profesional," imbuhnya.

Legislator asal Jakarta ini menyebut, pemerintah pusat dan DKI dapat melaksanakan langkah mitigasi bersama secara cepat, terukur dan efektif. Seluruh sumber daya dapat dikerahkan.

"Perbanyak layanan RS rujukan Covid-19 di DKI Jakarta, prioritaskan APBD untuk belanja barang peralatan medis dan alat pelindung diri tenaga medis di seluruh RS rujukan. Perbanyak relawan medis dan paramedis," kata Masinton.

"Kerahkan seluruh pegawai dinas pemerintahan daerah DKI Jakarta bersama-sama aparatur Kelurahan, RW dan RT untuk menyiapkan dapur-dapur umum dan mendistribusikannya ke wilayah padat penduduk. Serta mempersiapkan masker maupun sanitizer secara massal untuk didistribusikan ke warga yang membutuhkan. Keamanan lingkungan dibantu oleh Kepolisian dan TNI," lanjutnya.

Masinton mengatakan, jika pusat dan daerah sepakat dengan opsi ini maka akan dapat dukungan masyarakat. Menurutnya masyarakat pun siap dengan opsi lockdown.

"Sejatinya warga Jakarta telah siap dengan opsi apapun, termasuk opsi lockdown. Rakyat menunggu persiapan dan kesiapan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah DKI Jakarta," kata dia. [eko]

Baca juga:
Luhut Bantah Pemerintah Lamban Tangani Wabah Corona
Mengenal Jerry Hermawan Lo, Orang Kaya yang Tes Covid-19 di Rumah Mewahnya
PNS Dibantu Tenaga Honorer RSUD Pagelaran Cianjur Curi Masker buat Dijual Kembali
Parlemen Inggris Ditutup Sebulan karena Pandemi Corona
CEK FAKTA: Hoaks RS Premier Bintaro Lockdown Karena Tenaga Medis Kena Corona
Sterilisasi Stadion GBK untuk Antisipasi Virus Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini