KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

Masalah ekonomi picu Desi sering siksa anak tiri

Minggu, 17 Maret 2013 15:39 Reporter : Mitra Ramadhan
ilustrasi kekerasan anak. ©shutterstock.com

Merdeka.com - Persoalan ekonomi diduga menjadi penyebab Desi Sintia Dwi (18), kerap menyiksa anak tirinya, Davina Lyra Putri (5). Sebab suaminya, Agus Warsito (36), yang hanya bekerja sebagai sopir pengganti truk tidak cukup memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Hal itu dikatakan tetangga Desi, Kurnia Endang, Minggu (17/3). Menurutnya, keluarga pelaku memang tidak harmonis karena masalah ekonomi.

"Suaminya kan sopir, jarang pulang juga. Mereka sering bertengkar karena masalah uang dan anak. Nah kalau suaminya tidak ada, Desi sering marahin Davina," katanya.

Endang menambahkan, keluarga Davina baru tinggal selama dua bulan di kontrakan milik Anjar di Kampung Peusar, RT 2/1, Desa Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Kontrakan itu diisi empat orang, yakni Agus, Desi, Davina dan Herniati (nenek tiri korban berusia 42).

"Keluarga mereka sih baik kalau sama tetangga. Davina sering main juga sama anak-anak tetangga. Tapi Desi memang jarang bersosialisasi," ujarnya.

Sementara Kanit Perlindungan Perempuan dan (PPA) Anak Polresta Tangerang Ipda Rolando Hutajulu mengatakan, pihaknya masih menangani kasus tewasnya Davina yang diduga dianiaya ibu tirinya. Berdasarkan pemeriksaan sementara, Desi mengaku melakukan hal tersebut karena anaknya nakal.

"Katanya korban ini bandel, tidak seperti dulu. Kami menduga latar belakang ekonomi dan pelaku belum siap berumah tangga karena umurnya yang masih belia," katanya.

Rolando menambahkan, Desi dan Agus baru menikah selama enam bulan setelah dijodohkan ayahnya. Sementara Agus sebelumnya telah ditinggalkan istri pertamanya, juga karena masalah ekonomi. "Tapi kami belum tau identitas dan keberadaan istri sebelumnya. Masih kita selidiki," tambahnya.

Ditanya apa akan melakukan tes kejiwaan terhadap Desi, Rolando menyatakan akan dilakukan nanti. "Ya kemungkinan nanti kami tes kejiwaannya. Sebelumnya pelaku sudah di check up kesehatan fisiknya," paparnya. [tyo]

Topik berita Terkait:
  1. Penganiayaan
  2. KDRT

Rekomendasi Pilihan

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.