Masalah belum jelas, kasus ahli IT sudah dikaitkan dengan Rizieq

Kamis, 13 Juli 2017 15:09 Reporter : Robby
Masalah belum jelas, kasus ahli IT sudah dikaitkan dengan Rizieq Foto viral pelaku pembacokan Hermansyah. ©2017 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Kriminolog Adrianus Meliala mengatakan banyak upaya penggiringan opini terhadap kasus penusukan pakar telematika dari ITB, Hermansyah di Tol Jagorawi beberapa waktu lalu. Peristiwa tersebut dikait-kaitkan dengan kasus chat berkonten pornografi antara pimpinan FPI Habib Rizieq Syihab dengan Firza Husein.

Bukan tanpa sebab, dalam sebuah tayangan di televisi Hermansyah menyebut jika barang bukti yang dimiliki polisi yakni percakapan keduanya adalah hasil rekayasa.

"Memang dalam hal ini gorengan itu penting ya. Kita berbasis pada gorengan-gorengan ya, gorengan menghasilkan framing ini menghasilkan opini," ujar Adrianus di Kantor Ombudsman, Jakarta Selatan, Kamis (13/7).

"Apa gorengannya tadi, masalahnya belum jelas apa tapi sudah dikaitkan dengan pakar IT kesaksiannya sebagai Habib Rizieq dan seterusnya itu gorengannya," tambahnya.

Menurut Andrianus opini masyarakat yang telah terlanjur terbentuk adalah contoh dari penggiringan opini, namun atas penangkapan para tersangka penusukan tersebut oleh pihak Kepolisian membuat opini yang sudah terbentuk menjadi salah.

"Nah, itu contoh ketika gorengan terjadi opini terbentuk kemudian bergerak secara opini itu ketika opini berbeda dengan faktanya, kita melawannya dengan cara meragukan polisi lah pemerintah dan seterusnya. Tapi nyatanya polisi cepat mengungkap tidak sesuai opini kan," terangnya.

Di sisi lain, Adrianus juga menanggapi santai terkait foto para tersangka pembacokan Hermansyah yang duduk semeja dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan, menurutnya hal itu adalah hal yang biasa. "Ya, itu kan duduk semeja kan juga di ikat tangannya, ya menurut saya itu hal yang wajar saja," singkatnya. [rhm]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini