Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Masa tenang Pilkada DI Yogyakarta rawan potensi serangan fajar

Masa tenang Pilkada DI Yogyakarta rawan potensi serangan fajar Ilustrasi Suap. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Badan Pengawas Pemilu Yogyakarta mewaspadai praktik politik uang berupa serangan fajar menjelang pemilihan 9 Desember di Kabupaten Bantul, Sleman dan Gunungkidul. Sebab di masa tenang seperti sekarang ini, potensi politik uang sangat mungkin dilakukan.

"Masa tenang seperti sekarang ini rawan potensi pelanggaran. Ada money politik serangan fajar, ini yang kita waspadai," kata kepala Divisi Penindakan Pelanggaran, Bawaslu Yogyakarta Sri Rahayu Werdiningsih, Senin (12/3).

Sejauh ini, Bawaslu sendiri sudah mengendus dugaan politik uang di Kabupaten Bantul. Dan hal tersebut kini sudah diteruskan ke pihak Kepolisian.

"Kalau money politik itu ranahnya sudah pidana, itu wilayahnya polisi. Kemarin sudah ada dugaan dan sudah diteruskan," ujarnya.

Untuk mencegah potensi politik uang, Bawaslu pun sudah menugaskan pengawas TPS untuk juga melakukan pengawasan sejak masa tenang.

"Antisipasinya yaitu menggerakkan pengawas TPS. Kita tahun ini punya pengawas TPS, ini tidak hanya mengawasi proses saat di TPS, tapi juga money politik pada masa tenang," tegasnya.

Sejauh ini pelanggaran dalam masa kampanye di tiga kabupaten relatif minim. Di Sleman sendiri ada 12 pelanggaran, di Bantul ada 28 pelanggaran dan di Gunungkidul 16 pelanggaran.

Pelanggaran tersebut meliputi pelaksanaan kampanye, mulai dari pelanggaran lalu lintas hingga dugaan politik uang dan kekerasan serta penganiayaan. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
Bawaslu Malang Selidiki Dugaan Praktik Politik Uang Jelang Pemilu
Bawaslu Malang Selidiki Dugaan Praktik Politik Uang Jelang Pemilu

Bahwa terduga mengaku rutin membagikan uang kepada masyarakat setempat terutama saat Jumat Legi.

Baca Selengkapnya
Bawaslu Temukan Dugaan Politik Uang Libatkan Caleg DPR di Jakbar saat Masa Tenang
Bawaslu Temukan Dugaan Politik Uang Libatkan Caleg DPR di Jakbar saat Masa Tenang

Bawaslu menemukan dugaan politik uang atau serangan fajar yang dilakukan oleh salah seorang Caleg DPR RI di Jakbar.

Baca Selengkapnya
Edarkan Upal, Nenek Lansia Dibekuk Polisi di Tangerang
Edarkan Upal, Nenek Lansia Dibekuk Polisi di Tangerang

Kepolisian Sektor Pakuhaji menangkap pelaku pengedar dan pembuat uang palsu yang menjalankan aksinya di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
Polisi Sebut Uang Palsu Rp22 Miliar Dicetak di Jakbar Belum Diedarkan
Polisi Sebut Uang Palsu Rp22 Miliar Dicetak di Jakbar Belum Diedarkan

Saat ini, pihaknya masih mendalami peredaran uang palsu tersebut apakah bakal disebarkan ke Jakarta atau di luar daerah.

Baca Selengkapnya
Bawaslu Siapkan Panwas Ad Hoc untuk Hadapi Pilkada 2024
Bawaslu Siapkan Panwas Ad Hoc untuk Hadapi Pilkada 2024

Bagja menegaskan, terkait dengan putusan Mahkamah Konstitusi.

Baca Selengkapnya
Bareskrim Polri: Politik Uang Pemilu 2024 Ada 20 Kasus
Bareskrim Polri: Politik Uang Pemilu 2024 Ada 20 Kasus

"Hanya sekitar 20 kasus yang saat ini dilaksanakan penyidikan di jajaran kepolisian," kata Djuhandhani

Baca Selengkapnya
Saat Ngobrol dengan Petani di Magelang, Ganjar Malah Dimintai Uang Oleh Ibu-ibu
Saat Ngobrol dengan Petani di Magelang, Ganjar Malah Dimintai Uang Oleh Ibu-ibu

Ganjar Pranowo bertemu dengan para petani di Dusun Gunung Bakal, Desa Sumberarum, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (17/12).

Baca Selengkapnya
Berdayakan Pasien ODGJ, Usaha Rumahan Kue Kacang di Banyuwangi Beromset Ratusan Juta
Berdayakan Pasien ODGJ, Usaha Rumahan Kue Kacang di Banyuwangi Beromset Ratusan Juta

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani sempat mengunjungi rumah produksi kue tersebut.

Baca Selengkapnya
Ganjar soal Jokowi Naikkan Tunjangan Bawaslu Jelang Pencoblosan: Mudah-Mudahan Bukan Godaan atau Suap
Ganjar soal Jokowi Naikkan Tunjangan Bawaslu Jelang Pencoblosan: Mudah-Mudahan Bukan Godaan atau Suap

Ganjar Pranowo merespons keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menaikan tunjungan pegawai Bawaslu

Baca Selengkapnya