Marak Pencurian Aki, 500 Unit Lampu Jalan di Kupang Tak Berfungsi

Selasa, 15 Oktober 2019 10:06 Reporter : Henny Rachma Sari
Marak Pencurian Aki, 500 Unit Lampu Jalan di Kupang Tak Berfungsi Wali Kota Kupang, Jefrison Riwu Kore. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 500 unit lampu jalan di ibu kota Kupang, Nusa Tenggara Timur tak berfungsi. Musababnya, di sana tengah marak pencurian aki oleh orang-orang tak bertanggung jawab.

"Ada 500 unit lampu tenaga surya untuk penerangan jalan umum yang tidak berfungsi karena beberapa fasilitasnya dicuri orang tidak bertanggung jawab," kata Wali Kota Kupang, Jefrison Riwu Kore kepada wartawan di Kupang, Selasa (15/10) seperti diberitakan Antara.

Jefrison Riwu Kore mengatakan hal itu terkait upaya pemerintah dalam membangun fasilitas penerangan jalan umum di Kota Kupang.

Ia mengatakan, banyaknya lampu penerangan jalan umum yang tidak berfungsi adalah jenis lampu tenaga surya karena aki untuk sumber energi listrik banyak yang digasak pencuri.

Pemerintah Kota Kupang menurut Jefrison Riwu Kore, telah mengantisipasi terjadinya kasus pencurian aki lampu tenaga surya dengan mengelas tempat penyimpanan aki sehingga tidak mudah dicuri.

"Tempat penyimpangan aki untuk lampu tenaga surya yang masih berfungsi semuanya dilas sehingga tidak mudah digasak para pelaku pencurian," katanya.

Ia mengatakan, beberapa pelaku pencurian sudah ada yang diproses secara hukum di Kepolisian.

Jefrison mengatakan, pemerintah Kota Kupang juga sedang mengebut pembangun lampu penerangan jalan umum dengan menggunakan jaringan listrik milik PLN guna mengganti fasilitas lampu penerangan jalan umum tenaga surya yang sudah tidak berfungsi.

"Pada tahun 2019 ini ada 1.000 lampu penerangan jalan umum yang dibangun sehingga pada Desember 2019 Kota Kupang akan tampil lebih terang pada malam hari," tegas Jefrison Riwu Kore. [rhm]

Topik berita Terkait:
  1. Pencurian
  2. Kupang
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini