Mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro menyerahkan diri ke KPK

Jumat, 12 Oktober 2018 15:07 Reporter : Merdeka
Mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro menyerahkan diri ke KPK Eddy Sindoro. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro akhirnya menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tersangka kasus dugaan suap pengamanan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ini sempat melarikan diri ke luar negeri selama dua tahun.

"Tersangka ES telah menyerahkan diri ke KPK," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo saat dikonfirmasi, Jumat (12/10).

Agus menyatakan, penyerahan diri Eddy Sindoro merupakan bantuan dari sejumlah instansi, seperti Kedutaan, Polri, Imigrasi, serta informasi dari masyarakat.

"Proses pengembalian ini juga dibantu oleh otoritas Singapura," kata Agus.

Namun Agus belum mau berbicara banyak perihal penyerahan diri Eddy. Dia berjanji akan membeberkannya melalui konferensi pers.

Eddy Sindoro merupakan tersangka dalam kasus dugaan suap terkait pengamanan sejumlah perkara di PN Jakpus. Sejak 2016 menjadi tesangka, Eddy Sindoro belum ditahan KPK. Lembaga antirasuah mengimbau agar Eddy Sindoro menyerahkan diri.

Penetapan tersangka terhadap Eddy Sindoro merupakan pengembangan kasus sebelumnya yang telah menjerat mantan Panitera Pengganti PN Jakpus Edy Nasution dan karyawan PT Artha Pratama Anugerah Doddy Aryanto Supeno.

Mereka diringkus dalam sebuah operasi tangkap tangan di areal parkir sebuah hotel di Jakarta Pusat pada April 2016. Penangkapan dilakukan sesaat setelah Doddy menyerahkan uang kepada Edy Nasution.

Sebelumnya, KPK telah mengultimatum Eddy Sindoro untuk segera menyerahkan diri. Eddy sempat akan dideportasi ke Indonesia oleh pemerintah Malaysia. Namun dihalangi oleh advokat bernama Lucas. Lucas kini ditetapkan sebagai tersangka merintangi proses hukum oleh KPK lantaran perbuatannya tersebut.

Reporter: Fachrur Rozie
Sumber: Liputan6.com [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini