Mantan pegawai KPK keberatan ganti Rp 388 juta

Selasa, 6 Maret 2012 15:31 Reporter : Mardani
Mantan pegawai KPK keberatan ganti Rp 388 juta Ilustrasi. dok/merdeka.com

Merdeka.com - Mantan pegawai KPK, Endro Laksono, mengaku keberatan atas uang pengganti sebesar Rp 388 juta, yang dituntutkan Jaksa dari KPK kepadanya.

"Keberatan uang pengganti, sangat fantastik dan tidak sesuai" kata Endro saat sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (6/3).

Endro menilai, jumlah uang pengganti yang diajukan oleh Jaksa KPK tersebut tidaklah sepadan. Ia juga mengatakan, uang tersebut sudah diganti karenanya kasus tersebut seharusnya tak masuk wilayah pidana.

"Saya rasa tidak sepadan terlalu berat kalau menurut saya, jaksa direview siapa di balik ini, ini uang sudah diganti tidak ada urusan dengan pidana, ini harus perdata, harusnya tidak dipidana," katanya.

Menurutnya, kerugian negara dalam kasusnya tak terbukti. Hal itu terbukti dari laporan keuangan KPK. "Tetap jaksa menuntut ada uang pengganti, ini rancu, kerugian negara tidak terbukti dan itu dimasukin uang pengganti," kata Endro.

Tak hanya itu, ia juga mengaku sudah menjalani sidang kode etik KPK, alhasil dirinya dinyatakan tidak bersalah. "Persoalan tidak ada lagi dong," katanya.

Sebelumnya, mantan bendahara di Deputi Pencegahan KPK, Endro Laksono, didakwa telah menggelapkan uang KPK pada Deputi Bidang Pencegahan sebesar Rp 388 juta. Endro dituntut 7 tahun dan denda Rp 150 juta. Ia juga dituntut membayar uang pengganti Rp 388,8 juta subsidair tiga tahun penjara. [dan]

Topik berita Terkait:
  1. KPK
  2. Kasus Korupsi
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini