Mantan Ketua ICMI Sukabumi Dukung Airlangga Bangun Koalisi Nasionalis Religius

Senin, 4 Oktober 2021 16:03 Reporter : Ya'cob Billiocta
Mantan Ketua ICMI Sukabumi Dukung Airlangga Bangun Koalisi Nasionalis Religius Airlangga dan Habib Syech. ©2021 Merdeka.com/Antara

Merdeka.com - Ulama yang pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Sukabumi, KH Yandi M Luthfi mendukung Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto membangun koalisi nasionalis-religius dalam pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Menurut saya itu sangat bagus. Beliau bisa menggandeng Pak Muhaimin (Ketum PKB), Pak Zulkifli (Ketum PAN), ataupun calon dari PKS," kata Luthfi dalam keterangannya kepada wartawan, Senin (4/10).

Luthfi yang menjabat sebagai anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sukabumi ini mengatakan, pasangan nasionalis-religius terbukti berhasil memimpin Indonesia, setidaknya dalam dua periode terakhir.

"Jokowi-JK itu juga pasangan nasionalis-religius. Pak JK kan ketua DMI (dewan masjid Indonesia). Apalagi yang sekarang, Jokowi-KH. Ma'ruf Amin itu jelas pasangan nasionalis-religius," bebernya.

Dikatakan kiai Luthfi, simbol nasionalis-religius tetap kombinasi yang ideal untuk pasangan capres-cawapres Indonesia. Dan, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto diketahui sebagai sosok yang berkarakter nasionalis. Begitu pun Golkar yang memiliki kesan nasionalis.

"Tinggal pilih cawapres dari PKB, PKS atau PAN, yang ideal untuk bisa saling melengkapi," pungkas Ketua MWC NU Sukabumi tersebut.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menilai koalisi nasionalis-religius ideal untuk mendorong Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto menjadi Capres 2024.

Pangi menganalisis, Airlangga tinggal menggandeng kader berkarakter religius seperti dari PKS, PKB, dan PAN. Kata Pangi, Airlangga dikenal sebagai sosok yang berkarakter nasionalis. Begitu pun Golkar yang memiliki kesan nasionalis.

"Tinggal bagaimana Airlangga memilih cawapres yang ideal untuk menutupi kelemahannya selama ini," kata Pangi saat dihubungi, Kamis (30/9). [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini