Mantan auditor BPK terima suap Harley Davidson seharga Rp 115 juta

Kamis, 1 Maret 2018 15:04 Reporter : Yunita Amalia
Mantan auditor BPK terima suap Harley Davidson seharga Rp 115 juta Sigit Yugoharto usai diperiksa KPK. ©2017 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Mantan auditor badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Sigit Yugoharto diketahui melakukan negosiasi atas pembelian Harley Davidson. Transaksi tersebut disinyalir bentuk penerimaan suap dari General Manager PT Jasa Marga cabang Purbaleunyi, Setia Budi.

Asisten manajer, Cucup Sutisna mengatakan Setia menghubunginya untuk membahas harga motor dengan cc besar tersebut. Kala itu, Setia meminta agar harga motor pabrikan Amerika itu bisa turun. Hal itu dibuktikan melalui transkrip percakapan telepon yang ditampilkan jaksa penuntut umum pada KPK, antara Setia dengan Cucup

"Teu bisa digoyang deui eta hargana? Coba nya. Sugan wee jadi cepek, lumayan lah," ujar Setia melalui sambungan telepon pada 19 Agustus 2017.

Penjual motor atas nama Indra itu akhirnya menjual dengan harga Rp 115 juta. Negosiasi tersebut dikatakan Cucup terjadi antara Indra dengan Sigit selaku pembeli.

"Akhirnya berapa harga motornya?" tanya Jaksa Ali Fikri kepada Cucup, Kamis (1/3).

"Rp 115 juta," jawab Cucup.

"Siapa yang tawar menawar, anda?" konfirmasi jaksa.

"Pak Sigit," ujar Cucup.

"Tahu darimana terdakwa yang melakukan tawar menawar," tanya jaksa.

"Saya diperlihatkan WA-nya Pak Sigit sama Pak Indra," ujarnya.

Diketahui, Sigit didakwa menerima suap motor Harley Davidson dari Setia Budi. Penerimaan tersebut guna mempengaruhi temuan BPK atas pelaksanaan pekerjaan di Jasa Marga cabang Purbaleunyi tahun anggaran 2015 dan 2016. Sebab, dalam pelaksanaannya terdapat kelebihan pembayaran serta ketidaksesuaian pekerjaan dengan kontrak.

Sigit pun didakwa jaksa penuntut umum pada KPK dengan Pasal 12 huruf b dan atau Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP. [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini