Malaysia Airlines diduga disembunyikan AS, Indonesia terlibat

Senin, 17 Maret 2014 11:02 Reporter : Ramadhian Fadillah
Malaysia Airlines diduga disembunyikan AS, Indonesia terlibat Ilustrasi Malaysia Airlines. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Spekulasi soal Malaysia Airlines makin liar . Ada yang meyakini pesawat ini diterbangkan ke Pangkalan Amerika Serikat di Diego Garcia, sebuah kepulauan di Samudera Hindia. Hilangnya pesawat disebut-sebut sebagai skenario Amerika Serikat.

Situs berita Utusan Malaysia mengutip Cabal Times menjelaskan analisa itu. Cabal Times adalah situs misteri dan berita konspirasi.

Nah, Indonesia disebut-sebut punya peran dalam menyembunyikan pesawat dengan nomor penerbangan MH370 ini. Radar Indonesia sudah menangkap pesawat terbang ke Pangkalan AS. Tapi Indonesia tak berani membeberkan hal ini karena punya kesepakatan dengan Amerika.

Beberapa bukti menguatkan dugaan pesawat disembunyikan di Pangkalan AS Diego Garcia. Antara lain sinyal ponsel penumpang yang masih hidup. Pesawat yang lenyap dari radar sama sekali dan tak bisa dilacak. Tentu tak semua negara punya kemampuan membutakan satelit dan radar seperti ini. Cuma negara-negara dengan teknologi militer seperti AS yang bisa melakukannya.

Selain itu jika ada masalah, tentu pilot akan mencoba pendaratan darurat, bukan mengambil rute yang malah lebih jauh.

Untuk apa Amerika Serikat menyembunyikan pesawat tersebut? Situs tersebut menduga ada upaya untuk mengeruhkan hubungan Malaysia dan China. Dari 227 penumpang ditambah 12 kru, ada 153 penumpang berkewarganegaraan China dalam pesawat yang terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing, Sabtu (9/3) dini hari itu.

Hal ini benar terjadi. China kesal karena Malaysia tak transparan dalam memberikan informasi soal hilangnya pesawat. Mereka marah karena banyak warganya jadi korban tapi tak mendapat kejelasan soal pesawat. China pun berniat mengirim pakar dari negaranya sendiri untuk menyelidik masalah ini.

"Kami mendesak Malaysia untuk memperluas dan menentukan area pencarian pesawat yang hilang dan meningkatkan intensitas pencarian," kata Qin, Sabtu (5/3) lalu.

Sementara itu pihak Indonesia mengaku radar kementerian perhubungan menangkap sinyal di Laut China Selatan. TNI AL dan TNI AU pun mengirim kapal dan pesawat pencari ke Laut China Selatan dan Selat Malaka. Namun tak pernah ada keterangan soal radar menangkap Malaysia Airlines menuju Diego Garcia. [ian]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini