Maksimalkan Tes Swab, Pemda DIY Ajukan Tambahan Laboratorium Covid-19

Jumat, 15 Mei 2020 01:31 Reporter : Purnomo Edi
Maksimalkan Tes Swab, Pemda DIY Ajukan Tambahan Laboratorium Covid-19 Rapid test Covid-19 di terowongan Kendal. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Pemerintah DIY akan mengajukan tambahan satu laboratorium untuk pengujian sampel Polymerase Chain Reaction (PCR) atau tes swab. Satu laboratorium yang diajukan ini adalah Balai Besar Veteriner (BBVET) Wates, DIY.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menuturkan bahwa saat ini ada tiga lab yang dipakai untuk uji swab. Tiga lab itu adalah Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) DIY, Rumah Sakit Akademi (RSA) dan Laboratorium Mikrobiologi Universitas Gadjah Mada (UGM).

Rencana menambah satu lab ini membuat jumlah lab uji swab di DIY akan menjadi empat buah. Aji menjabarkan tambahan lab yaitu BBVET dibutuhkan agar uji swab kepada para pasien dalam pengawasan (PDP) jadi lebih segera dan optimal.

"Tiga laboratorium sebelumnya memiliki kapasitas (masing-masing) 100 sampel per hari. Itu kalau ketersediaan primer dan reagen optimal. Adanya BBVet semoga lebih lancar lagi," ujar Aji di Kantor Gubernur DIY, Kamis (14/5).

Aji menuturkan khusus untuk Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) tak hanya dipakai untuk wilayah DIY saja namun juga Jawa Tengah. Sehingga kemampuannya berkurang.

1 dari 1 halaman

Saat ini, kondisi lab di DIY memiliki ketersediaan primer dan reagen yang masih mencukupi. Hanya saja jika rencana swab massal sesuai usulan BNPB dilakukan permasalahan justru ada di jumlah tenaga penguji sampel.

Aji pun mewacanakan jika memang tes swab massal digelar maka untuk lab di DIY akan menggandeng personel PMI. Para personel PMI ini dinilai memiliki pengetahuan dasar tentang pengujian sampel.

"Ketersediaan kemampuan laboratorium perlu dipertimbangkan. Kalau di laboratorium Mikrobiologi UGM dan BBTKLPP personel cukup. Ada wacana juga mengoptimalkan personel PMI. Mereka punya kemampuan dasar," papar Aji. [ray]

Baca juga:
Data Pemprov DKI Per 13 Mei, 2.031 Jenazah Dimakamkan dengan Protap Covid-19
Pemerintah Akan Relaksasi PSBB Bali, Manado, Yogya, Batam dan Bintan
Politikus PPP Nilai Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Menambah Beban Rakyat
Bank DBS Indonesia Beri Rp 26 M Alat Kesehatan Bantu Pemerintah Tanggulangi Corona

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini