Makin Mahal, Harga Masker di Pasar Pramuka Rp500.000/Boks Imbas Virus Corona

Rabu, 18 Maret 2020 15:12 Reporter : Angga Yudha Pratomo
Makin Mahal, Harga Masker di Pasar Pramuka Rp500.000/Boks Imbas Virus Corona Warga berburu masker di Pasar Pramuka. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Merebaknya wabah pandemi virus corona membuat harga masker semakin meroket. Para pedagang di sentra penjualan alat kesehatan Pasar Pramuka, Jakarta Timur, bahkan membanderol dengan harga Rp500 ribu per kotak isi 50 lembar. Kondisi ini dirasa semakin memberatkan para pembeli.

Ananta Roespriyadi, seorang pembeli, merasa kecewa mengetahui harga dibanderol para pedagang di luar ekspektasi. Kenaikan harga begitu memberatkan. Apalagi dirinya sudah menempuh jarak cukup jauh dari Kota Depok, Jawa Barat.

Kedatangannya ke Pasar Pramuka tidak membuahkan hasil. Pria 29 tahun itu merasa para pedagang menjual dengan harga terlalu mahal. Sedangkan di sekitar tempat tinggalnya sudah tidak ada lagi apotek hingga minimarket menjual masker.

"Tentu harga segini memberatkan. Beberapa toko yang saya datangi di Pasar Pramuka menjual dengan harga Rp500 ribu untuk satu kotak. Saya padahal berharap bisa mendapat harga lebih murah, karena stok masker di beberapa apotek Depok sudah habis," ujar Ananta kepada merdeka.com, Rabu (18/3).

2 dari 2 halaman
makin mahal, harga masker di pasar pramuka rp500.000/boks imbas virus corona

Rata-rata harga masker di Pasar Pramuka dibanderol sekitar Rp350 ribu hingga Rp500 ribu, tergantung merek. Harga paling mahal, yakni merek Sensi. Para pedagang mengakui bahwa merek tersebut paling dicari masyarakat di tengah merebaknya virus corona di Indonesia.

Selain harga mahal, para pedagang juga mulai kehabisan stok masker khususnya merek Sensi. Mereka hanya dibatasi membeli lima boks dari distributor. Sehingga para pedagang pun mengalami kelangkaan.

Adapun kenaikan harga masker mula dirasakan sejak Januari 2020. Kemudian sejak awal Maret, kenaikan harga dan kelangkaan masker mulai dirasakan para pedagang di Pasar Pramuka.

"Harga masker merek Sensi ini naik drastis. Normalnya hanya Rp20 ribu per boks, dan sekarang sudah Rp475 ribu sampai Rp500 ribu per boks. Kami pun kesulitan mendapatkan barang," ujar seorang pedagang perempuan di lantai dasar Pasar Pramuka.

Suasana Pasar Pramuka kini semakin ramai. Para pembeli bukan hanya masyarakat biasa. Banyak juga pembeli yang datang merupakan pegawai rumah sakit. Mereka banyak mencari sarung tangan, masker hingga cairan cuci tangan.

Baca juga:
Resmi, Kemendag Larang Ekspor Masker dan Produk Antiseptik
Polisi Amankan Pelaku Diduga Penimbun Ribuan Masker di Madiun
Gejala Sosial Panic Buying, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Aksi Relawan Berbagi Masker Gratis Cegah Penyebaran Covid-19
Cara Membuat Masker Cegah Virus Corona Rekomendasi Para Ahli Hong Kong
BUMN Lobi China untuk Impor Bahan Baku Masker

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini