MAKI: Tertangkapnya Djoko Tjandra Jadi Obat Rasa Malu Rakyat Indonesia

Jumat, 31 Juli 2020 14:43 Reporter : Bachtiarudin Alam
MAKI: Tertangkapnya Djoko Tjandra Jadi Obat Rasa Malu Rakyat Indonesia Potret Djoko Tjandra Ditangkap Polisi. Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengapresiasi upaya aparat penegak hukum mengakhiri pelarian buronan terpidana kasus korupsi Djoko Tjandra.

"Tertangkapnya, Djoko Tjandra ini menjadi pengobat rasa malu seluruh rakyat Indonesia, karena merasa seperti diacak-acak seperti dibuat main-main sistem dan keamanan negara," katanya kepada wartawan, Jumat (31/7).

Menurutnya, sepak terjang Djoko Tjandra yang berhasil menerobos imigrasi, mendapatkan KTP, paspor serta pemberian perlindungan lainnya telah membuat malu rakyat Indonesia. Untuk itu perlu aparat mengungkap seluruh pelaku yang terlibat membantu Djoko Tjandra.

"Kemarin misalnya sudah ditetapkan tersangka Brigjen Prasetyo Utomo dan Anita Kolopaking maka rangkaian rangkaian yang lain terkait dengan surat jalan misalnya, penghapusan red notice agar ikut terungkap tersangka barunya kalau memang benar ada," ujarnya.

Karena, Boyamin meyakini, proses pelarian Djoko Tjandra yang melibatkan berbagai pihak pasti memakai biaya yang tak murah. Oleh karena itu, ia mendorong agar Polri mengungkap apakah terdapat tersangka baru dalam kasus ini.

"Sekalian dituntaskan untuk proses pidana dan penetapan kalau memang ada tersangka baru sepanjang cukup bukti dan cukup unsur segera ditindak. Misalnya ada oknum yang bermain-main mungkin dalam memberikan gratifikasi maupun berkaitan dengan membantu pelarian dan masuknya Djoko Tjandra," katanya.

Lebih jauh, dia menyarankan tertangkapnya Djoko Tjandra untuk dijadikan momentum perbaikan proses penegakan hukum terutama pada kasus korupsi di Indonesia. Termasuk memperbaiki tindak pidana pencucian uang, hingga perampasan harta pelaku tersangka korupsi.

"Itu semua supaya tidak akan terulang lagi kasus Djoko Tjandra yang karena kekuatan uangnya bisa melakukan segala hal sampai bisa disebut paket sempurna masuk, keluar dari Indonesia, bisa bikin KTP, paspor hingga dapat surat jalan dari oknum kepolisian," tutupnya.

1 dari 1 halaman

Sebelumnya, Tim Mabes Polri telah menangkap buronan kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra. Djoko ditangkap di suatu tempat di Kuala Lumpur, Malaysia.

Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo, menjelaskan perburuan Djoko Tjandra setelah Kapolri Jenderal Idham Azis mendapat instruksi langsung dari Presiden Jokowi.

"Bapak Presiden memerintahkan kepada Kapolri untuk segera mencari dan menangkap saudara Djoko Tjandra di mana pun berada dan menuntaskan kasus yang terjadi selama bersangkutan masuk," kata Listyo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Kamis (30/7).

Kapolri kemudian membentuk tim yang dipimpin oleh Listyo bersama Kadiv Propram. Didapatlah informasi Djoko Tjandra berada di Kuala Lumpur, Malaysia. Kemudian dilakukan komunikasi dengan pihak Kepolisian Diraja Malaysia lebih kurang sepekan.

"Bapak Kapolri menindaklanjuti dengan melaksanakan proses police to police. Komunikasi intens terus kita lakukan untuk mendeteksi. Dan Alhamdulillah kami mendapatkan kepastian yang bersangkutan berada di Kuala Lumpur di suatu tempat dan kemudian kami bersama tim segera berangkat ke Kuala Lumpur," jelasnya.

Dia menambahkan, hal ini sekaligus menjawab pertanyaan publik komitmen kepolisian untuk membawa Djoko Tjandra kembali ke Tanah Air. Pihaknya juga akan mengusut dengan transparan kasus Djoko Tjandra di kepolisian.

"Sedangkan proses untuk saudara Djoko Tjandra sendiri di kejaksaan yang tentunya akan ditindaklanjuti," jelas Listyo.

Saat ditanya kesehatan Djoko Tjandra, Listyo tak mau banyak bicara. Dia memastikan kesehatan Djoko Tjandra akan diperiksa.

"Kesehatan nanti kita cek kembali, rekan-rekan bisa lihat sendiri," tutup Listyo. [fik]

Baca juga:
MAKI: Tertangkapnya Djoko Tjandra Jadi Obat Rasa Malu Rakyat Indonesia
Penegak Hukum Lain Harus Contoh Polri Gerak Cepat Tangkap Djoko Tjandra
Penangkapan Djoko Tjandra, ICW Minta Presiden Jokowi Evaluasi Penegak Hukum
Polri Harus Mampu Menggali Semua Persoalan DJoko Tjandra
Pimpinan DPR: Semoga Polri Berhasil Ungkap Tabir Kasus Djoko Tjandra

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini