Mahfud: Wiranto dicemooh TNI dari kopral sampai jenderal

Rabu, 25 Juni 2014 00:01 Reporter : Moch. Andriansyah
Mahfud: Wiranto dicemooh TNI dari kopral sampai jenderal Mahfud MD . ©2013 Merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Ketua Tim Pemenangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa, Mahfud MD menilai isu HAM yang dilemparkan kubu Joko Widodo (Jokowi) - Jusuf Kalla (JK), blunder. Bahkan, sangat menguntungkan bagi pasangan Capres dan Cawapres nomor urut satu untuk memenangkan Pilpres 9 Juli mendatang.

"Saya kira yang dihembuskan black campaign ya itu-itu aja. Hanya soal HAM itu kan sudah dimentahkan. Kampanye hitam yang dihembuskan kubu lawan cenderung menguntungkan Prabowo - Hatta," terang Mahfud saat berada di Rumah Merah Putih Barisan Nusantara Jaya di Surabaya, Jawa Timur, Selasa malam (24/6).

Bahkan, lanjut dia, kampanye hitam yang sempat dilontarkan salah tim sukses Jokowi-JK, Wiranto, saat ini berakibat blunder. "Wiranto justru sekarang dicemooh oleh TNI mulai dari kopral sampai jenderal, baik yang aktif maupun sudah purnawirawan. Karena ucapan Wiranto dinilai dapat merusak korp TNI yang selama ini terjaga dengan baik," tegas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.

"Semua orang saat ini sudah tahu, kasus (pelanggaran HAM) itu dipolitisir karena orang-orang, pelaku dan korban kasus '98 sudah memberikan kesaksian. Kami, tim Prabowo - Hatta, itu tidak tahu bagaimana cara membuat black campaign," tambahnya.

Sementara terkait peluang Prabowo - Hatta untuk memenangkan Pilpres 9 Juli mendatang, Mahfud optimis bisa meraih suara tertinggi, terlebih lagi, basis-basis massa di Jawa Timur, sebagian telah dikuasai kubu Prabowo - Hatta.

"Memang dalam pemetaan kami, Jatim sudah cukup kami kuasai, meski masih ada bagian-bagian yang perlu disentuh lagi agar lebih kuat," kata dia.

Dan untuk memperkuat itu, tim pemenangan Prabowo - Hatta akan membuka perwakilan Posko Nasional di beberapa daerah, termasuk di Surabaya.

"Untuk memperkuat pergerakan kampanye, mulai hari Jumat mendatang, tim pemenangan nasional akan membuka kantor perwakilan di Surabaya, ini merupakan bentuk pemetaan di beberapa daerah," papar politisi asal Madura itu.

Mahfud juga mengaku, agar lebih fokus memantau suara di Jawa Timur, dia akan membuka kantor di Surabaya. "Nanti saya akan berkantor di sini (Surabaya) sampai masa kampanye berakhir," pungkas dia. [did]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini