Mahfud Sebut Penyelesaian Masalah di Papua Tak Bisa dengan Senjata

Sabtu, 12 Juni 2021 10:50 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Mahfud Sebut Penyelesaian Masalah di Papua Tak Bisa dengan Senjata Menkopolhukam Mahfud MD. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Menko Polhukam Mahfud MD menerima Pimpinan dan Anggota Majelis Rakyat Papua di Gedung Kemenko Polhukam pada Jumat sore (11/6) kemarin. Mereka melakukan dialog seputar persoalan-persoalan di tanah Papua dan menyampaikan aspirasi rakyat Papua.

Majelis Rakyat Papua (MRP) sendiri merupakan wadah yang disediakan undang-undang untuk orang asli Papua menyuarakan persoalan-persoalan terkait Papua.

"Kami saling menjelaskan dan bertukar pikiran, dan saya menjelaskan kebijakan pemerintah pusat di Papua, di mana mereka memahami bahwa apa yang sudah dan akan dilakukan, semua sesuai dalam koridor Konstitusi dan dengan pendekatan kesejahteraan," ujar Mahfud, dikutip Sabtu (12/6).

Menurut Mahfud, penyelesaian masalah di Papua tidak bisa dengan senjata. Melainkan dengan dialog demi kesejahteraan.

"Prinsipnya sesuai arahan presiden, menyelesaikan persoalan di Papua jangan dengan senjata dan letusan, tapi dengan dialog demi kesejahteraan," ucapnya.

Dua menambahkan, penegakan hukum kepada kelompok-kelompok bersenjata adalah sebagai bagian untuk memperlancar dialog dengan rakyat Papua. Yang jauh lebih banyak diluar kelompok bersenjata itu.

Sementara, Ketua MRP Timotius Murib menyampaikan, MRP mendatangi Mahfud guna mengkomunikasikan berbagai hal di tanah Papua. Hal ini pun menyikapi proses perubahan kedua UU No. 21/2001 yang sedang bergulir di DPR. MRP ingin menyampaikan aspirasi orang asli Papua ke pemerintah pusat.

"Bapak Menko merespon sangat luar biasa aspirasi kami dan diakomodir dengan baik, melalui Dirjen Otonomi Daerah, yang hadir dalam pertemuan, supaya dapat disampaikan ke DPR, untuk jadi bahan pertimbangan, sekaligus masukan dan saran dari rakyat Papua," tandasnya. [eko]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini