Mahfud MD Senang Ketum NU & Muhammadiyah Terbuka dan Saling Jaga soal Covid-19

Senin, 30 November 2020 11:24 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Mahfud MD Senang Ketum NU & Muhammadiyah Terbuka dan Saling Jaga soal Covid-19 Menko Polhukam Mahfud MD. ©2020 Merdeka.com/Rifa Yusya Adilah

Merdeka.com - Menko Polhukam Mahfud MD sempat kontak erat dengan Ketum PBNU Said Aqil Sirodj yang dinyatakan positif Covid-19. Oleh sebab itu, Mahfud akan segera melakukan swab test guna memastikan kondisi kesehatannya.

Mahfud MD bercerita, sempat bertemu dengan Said pada Kamis 26 November 2020 kemarin. Tiga hari kemudian, Said dinyatakan terinfeksi virus Corona.

"Ketum PBNU dan Ketua PP Muhammadiyah, Kamis (26/11/20) jam 14.30 saya ngobrol dengan Ketum PBNU KH Aqil Siraj di kantor PBNU. Minggu pagi (29/11/20) beliau mengabarkan, dirinya terinfeksi Covid-19. Beliau menyarankan saya lakukan swab karena 3 hari sebelumnya kami ngobrol. Saya pun segera swab," tulis Mahfud dalam akun Twitternya, Senin (30/11).

Malam harinya, Mahfud bercerita, juga sempat ingin bertemu Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Namun dilarang, karena Haedar sempat kontak erat dengan orang terinfeksi Covid-19.

Akhirnya, Mahfud dan Haedar memutuskan untuk bicara melalui sambungan telepon saja.

"Hormat, pimpinan puncak kedua ormas Islam terbesar itu selain menjaga dirinya juga menjaga orang lain dari bahaya Covid-19. Keduanya terbuka memberitahu tentang serangan/ancaman covid pada dirinya dan meminta agar orang lain yang berinteraksi untuk memeriksa dirinya atau tidak menemuinya dulu," singkat Mahfud MD.

Baca Selanjutnya: Said Positif Covid-19...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini