Mahfud MD: Pemerintah akan Bangun Lapas Baru Pakai Lahan Aset BLBI

Rabu, 8 September 2021 18:31 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Mahfud MD: Pemerintah akan Bangun Lapas Baru Pakai Lahan Aset BLBI Menkopolhukam Mahfud MD. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan pemerintah berencana akan membangun lapas baru. Hal tersebut seiring dengan adanya kebakaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Kota Tangerang,Banten.

"Saya bicarakan dengan Pak Menkumham. Kami berencana segera membangun lapas lapas karena sudah over kapasitas," kata Mahfud usai meninjau Lapas Kelas I Tangerang, Rabu(8/9).

Mahfud mengatakan rencana tersebut sudah direncanakan sejak 2004 antara pemerintah dengan DPR. Namun, rencana tersebut terkendala masalah anggaran.

Dia mengaku sudah membicarakan dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani agar pembangun lapas dengan memanfaatkan aset Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

"Darimana ribuan hektare ini, saya sudah bicara dengan kementerian keuangan tadi, tanah-tanah dari BLBI yang sekarang kami kuasai itu. Oke nanti lembaga pemasyarakatan perlu berapa, di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Sebelumnya Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly mengatakan Lapas Kelas 1 Tangerang tersebut sejak dibangun pada 1972 atau 42 tahun pihaknya tidak memperbaiki instalasi. Walaupun ada penambahan daya tetapi instalasi tidak dilakukan penambahan.

"Kondisi lapas kelas I Tangerang ini dibangun 1972. Jadi sudah 42 tahun, sejak itu kita tidak memperbaiki instalasi listriknya. Ada penambahan daya tetapi instalasi listiriknya tetap," kata Yasonna dalam konferensi pers, Rabu(8/9).

Tidak hanya itu dia juga menjelaskan Lapas Tangerang tersebut mengalami over kapasitas yaitu 400% dengan total penghuni 2.072 orang.

"Yang terbakar ini blok C dua, model paviliun, ada beberapa kamar-kamar yang terkunci," ungkapnya. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini