Mahfud MD Nilai Bharada E Bisa Bebas Jika Benar Ada Paksaan Ferdy Sambo

Selasa, 16 Agustus 2022 14:04 Reporter : Merdeka
Mahfud MD Nilai Bharada E Bisa Bebas Jika Benar Ada Paksaan Ferdy Sambo Mahfud MD. antara

Merdeka.com - Tim khusus Polri terus menyelidiki kasus penembakan Brigadir J. Fakta terungkap, tak ada tembak menembak. Brigadir J tewas dieksekusi Bharada E atas perintah Irjen Pol Ferdy Sambo.

Menko Polhukam Mahfud MD menilai, Bharada E bisa saja bebas. Dengan catatan, terbukti adanya paksaan dari atasannya, Irjen Ferdy Sambo.

"Situasinya kira-kira, ayo tembak, dor, dor, diperintah gitu, kalau enggak dia yang ditembak. Kalau begitu bisa bebas, kan dalam keadaan ancaman," kata Mahfud dalam acara Point Of View SCTV yang diunggah ke kanal Youtube, Minggu (14/8).

2 dari 2 halaman

Namun, bisa saja dalam prosesnya nanti, Bharada E tetap diproses hukum dan diberikan sanksi pidana. Terlebih, jika Bharada E melakukan penembakan terhadap Brigadir J tanpa paksaan atau ancaman.

Jika begitu, Bharada E bersalah. Karena tidak menolak dalam perintah tersebut.

"Bisa jadi dia disuruh langsung nembak, bukan karena paksaan, tetapi atas perintah jabatan. Kalau itu ya dihukum. Karena seharusnya perintah yang bertentangan dengan hukum ditolak," ujar Mahfud.

Reporter Magang: Michelle Kurniawan [rnd]

Baca juga:
Puan Soroti Kasus Ferdy Sambo: Momentum Perbaiki Kinerja Polri
Mantan Pengacara Bharada E Gugat Kapolri & Kabareskrim, Ini Kata PN Jaksel
Pengacara Brigadir J Ungkap 'Si Cantik' Diduga Pemicu Kemarahan Irjen Sambo
Pihak Brigadir J Tuding Istri Ferdy Sambo Terlibat Halangi Penegakan Hukum
Mahfud: Bisa jadi Istri Ferdy Sambo Kena Dipidana
Pengacara Ungkap Isi Chat Terakhir Istri Ferdy Sambo dengan Adik Brigadir J

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini