Mahfud MD Jawab Kritik Soal Nonton Ikatan Cinta: Saya Bekerja Bisa Sampai Malam

Sabtu, 17 Juli 2021 16:17 Reporter : Merdeka
Mahfud MD Jawab Kritik Soal Nonton Ikatan Cinta: Saya Bekerja Bisa Sampai Malam Mahfud MD. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengaku tak masalah dikritik karena menonton sinetron Ikatan Cinta di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat. Mahfud MD menekankan aktivitas menonton sinetron itu tak mengganggu waktu kerjanya.

"Saya sih tetap bekerja, bahkan yang resmi seperti rapat-rapat bisa sampai pukul 22.00 WIB. Seharian Jumat kemarin saya," kata Mahfud kepada wartawan, Sabtu (17/7).

Menurut dia, kritikan dan dukungan dari sejumlah pihak terkait cuitannya di media sosial merupakan hal yang biasa dalam negara demokrasi. Mahfud memahami beberapa pihak memiliki pandangan yang berbeda-beda dan hal itu tidak melanggar hukum

"Semua kritik dan dukungan bagus. Terima kasih atas semua kritik dan dukungan untuk cuitan saya itu. Itu artinya demokrasi berjalan: ada yang yang punya pandangan, ada yang mengritik, ada yang mendukung, dan ada yang diam saja. Tidak ada yang melanggar hukum," ujar dia.

Mahfud mengatakan bahwa ada perbedaan antara hukum pidana, hukum perdata, dan hukum administrasi. Dia menuturkan hanya ingin masyarakat memahami perbedaan mendasar tersebut sehingga dia mencuitkan soal hukum pidana dalam sinetron Ikatan Cinta.

"Kalau ini tak dipahami ya kacau, apalagi kalau diperagakan sebagai tindakan aparat," ujar Mahfud.

Sebelumnya, Mahfud mengungkap kesehariannya di tengah keterbatasan PPKM Darurat Jawa-Bali. Salah satunya, menonton sinetron Ikatan Cinta di televisi.

"PPKM memberi kesempatan kepada saya nonton serial sinetron Ikatan Cinta. Asyik juga sih, meski agak muter-muter," kata Mahfud dalam akun Twitternya, Jumat 16 Juli 2021.

Mahfud bahkan mengkritik jalan cerita sinetron tersebut karena tidak sesuai dengan ketentuan hukum pidana yang berlaku. Dia pun mempertanyakan penahanan salah satu tokoh dalam sinetron tersebut, Sarah lantaran mengaku membunuh Roy.

"Tapi pemahaman hukum penulis cerita kurang pas. Sarah yang mengaku dan minta dihukum karena membunuh Roy langsung ditahan. Padahal pengakuan dalam hukum pidana itu bukan bukti yang kuat," bebernya.

Dia mengatakan, dalam hukum pidana tidak sembarangan orang mengakui kesalahan lalu ditahan. Sebab jika hal tersebut terjadi kata dia akan penjahat bisa saja membayar orang lain untuk mengakui kesalahan.

Sontak cuitan Mahfud mengundang kontroversi. Banyak netizen marah dengan Mahfud. Sebab, di tengah rakyat tengah susah cari makan, pejabat publik malah asyik nonton sinetron.

Bahkan, Politikus Gerindra Fadli Zon pun ikut tersulut atas apa yang diceritakan oleh Mahfud MD dalam Twitternya. Fadli pun minta Presiden Jokowi turun langsung tangani pandemi. Agar tak ada lagi menteri yang kerja masing-masing.

"Inilah kalau komando pengendalian Covid tidak langsung dipimpin Presiden. Ada yang sibuk, berjibaku di lapangan, ada yang asyik nonton sinetron Ikatan Cinta. Saran saya Pak Jokowi ambil alih kepemimpinan penanganan darurat Covid. Semua menteri ada tanggung jawab masing-masing. Selamat nonton Pak," cuit Fadli Zon.

Reporter: Lizsa Egeham
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Politisi PKB Bela Mahfud MD Nonton Ikatan Cinta: Tak Mengurangi Tugas, Jangan Lebay
PKS Sebut Menteri Jokowi Tak Sensitif & Peka, Risma dan Mahfud MD Contohnya
Mahfud MD: Darurat Militer Dimaksud Pak Muhadjir Adalah Kedaruratan Kesehatan
Mahfud MD: Ide Vaksin Berbayar Muncul karena Ledakan Kasus Varian Delta
Mahfud MD Sebut Ratusan Ribu Bidan dan Mahasiswa Akan Dilatih Jadi Vaksinator
Mahfud MD Minta Ulama Ikut Aktif Dalam Penanganan Pandemi Covid-19

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini