Mahasiswi cantik dibunuh sepupu

Reporter : Moch. Andriansyah | Kamis, 5 April 2012 19:38
Mahasiswi cantik dibunuh sepupu
mayat. merdeka.com/dok

Merdeka.com - Cita-cita Lilik Andriana (19) menjadi seorang bidan harus pupus karena perbuatan sepupunya. Mahasiswi Fakultas Kebidanan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya itu meregang nyawa di tangan Aris Handoko Sumantri.

Menurut Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Tri Maryantodi pembunuhan yang dilakukan Aris bermotif uang. Pemuda 21 tahun itu marah karena tidak dipinjamkan uang oleh Lilik.

"Ketika tersangka meminjam uang Rp 100 ribu dan tidak diberi oleh korban," ujar Tri kepada wartawan, Kamis (5/4).

Setelah membunuh Lilik dengan menyayat tangannya dengan pisau, Aris mengambil barang-barang berharga milik korban seperti laptop dan blackberry. Bahkan Aris sempat berusaha menyetubuhi sepupunya.

"Tersangka menggesek-gesekan kemaluannya ke alat vital korban," katanya.

Menurut Tri, aksi pembunuhan dan pemerkosaan ini memang sudah direncanakan oleh Aris. "Belum sempat menyetubuhi korban, tersangka sudah mencapai klimaks. Kemudian urat nadi korban disayat hingga kehabisan darah," ungkapnya.

Dari tangan Aris, polisi mengamankan satu unit HP Nokia, ATM BCA dan satu unit modem milik korban, uang tunai Rp 1,3 juta. Aris dijerat dengan pasal 340 KUHP sub 338 KUHP sub 365 ayat (3) KUHP Sub 354 ayat (2). "Ancamannya hukuman mati," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, putri angkat pedagang bakso di lingkungan Polda Jawa Timur ini, ditemukan tewas di rumahnya Jalan Jemur, Gayungan, Surabaya, Jawa Timur pada Rabu (4/4) dengan kondisi setengah telanjang dan di tangan kanannya terdapat luka sayatan sepanjang tiga centimeter. Orang tua korban, menduga anaknya itu mati karena bunuh diri.

Namun setelah dilakukan olah TKP, polisi menemukan kejanggalan atas kematian korban dan menduga korban tewas karena dibunuh. Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil membekuk tersangka di Mojokerto, Jawa Timur.

[did]

Rekomendasi Pilihan

KUMPULAN BERITA
# Pembunuhan

Komentar Anda



BE SMART, READ MORE