Mahasiswa Dibanting Polisi Saat Demo, Bupati Tangerang Zaki Iskandar Minta Maaf

Kamis, 14 Oktober 2021 12:04 Reporter : Kirom
Mahasiswa Dibanting Polisi Saat Demo, Bupati Tangerang Zaki Iskandar Minta Maaf Bupati Tangerang Zaki Iskandar. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengaku selalu membuka ruang diskusi bersama semua elemen masyarakat. Pemerintah Kabupaten Tangerang, kata Zaki juga tidak pernah membatasi saran dan masukan dari masyarakat.

"Kalau untuk saya, jalur komunikasi, jalur diskusi, selalu terbuka, enggak ada masalah. Bahkan hari Senin itu saya menerima beberapa perwakilan mahasiswa juga, termasuk sebelumnya hari Jumat. Jadi sebetulnya aspirasi maupun diskusi dengan mahasiswa sangat terbuka di pemda kabupaten, enggak masalah," kata Zaki Iskandar di Tigaraksa, Tangerang, Kamis (14/10).

Zaki mengungkapkan telah menyampaikan permohonan maafnya di media massa dan berharap peristiwa kekerasan terhadap warga masyarakatnya tidak kembali terjadi.

"Permohonan maaf kita juga sudah disampaikan di media. Bahwa kejadian kemarin memang tidak ada yang menginginkan, jadi mudah-mudahan ke depan jadi pengalaman dan tidak terjadi lagi," ujarnya.

Zaki juga mengaku terus memonitor kondisi kesehatan MFA, mahasiswa pendemo yang dibanting oleh Brigadir NP. Selanjutnya, Zaki menyerahkan sepenuhnya kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

"Kemarin saya sudah dari awal sudah berkomunikasi dengan Kapolres, termasuk informasi mengenai kondisi kesehatan dan sebagainya. Jadi sekarang kita serahkan kepada polres dan hari ini pun keluar data kesehatan nanti diproses di polres," jelas dia.

Sebelumnya diberitakan, seorang mahasiswa demonstran berinisial MFA (21), dibanting Polisi saat sedang melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Tangerang oleh Brigadir NP. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini