Mahasiswa di Malang Segel Gedung DPRD dengan Tulisan 'Warung Pecel'

Senin, 23 September 2019 13:38 Reporter : Darmadi Sasongko
Mahasiswa di Malang Segel Gedung DPRD dengan Tulisan 'Warung Pecel' Mahasiswa di Malang demo di depan gedung DPRD. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Ribuan mahasiswa mengepung Gedung DPRD Kota Malang, dan menyegelnya dengan spanduk bertulis warung pecel. Massa mengenakan pakaian serba hitam memenuhi halaman Jalan Tugu Kota Malang, Senin (23/9).

Massa mahasiswa berasal dari sejumlah perguruan tinggi di Kota Malang menyuarakan sejumlah tuntutan. Mereka secara bergantian menyampaikan tuntutan dari atas pagar gedung DPRD Kota Malang.

Massa membawa berbagai spanduk dan aneka poster, di antaranya bertulis Segel Gedung Dewan, Gedung Dewan Ini Jadi Warung Pecel, Tolak RKUHP, Sahkan RUU PKS, Reformasi Dikorupsi dan lain-lain. Secara bergantian massa membacakan tuntutan yang ditujukan kepada DPR dan Presiden Joko Widodo.

"Kepada DPR RI untuk segera mencabut draf RUU KUHP, RUU Ketenagakerjaan, RUU Petanahan, RUU Permasyarakatan, dan mengesahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga, RUU Masyarakat Adat," kata Facrudin, salah satu orator yang membaca tuntutan, Senin (23/9).

Kepada Presiden, massa mendesak agar segera mengeluarkan Perpu pencabutan Undang-Undang KPK dan UU Sumber Daya Air. Presiden juga didesak untuk segera mengeluarkan dan menghentikan izin korporasi pembakar hutan.

mahasiswa di malang demo di depan gedung dprd

©2019 Merdeka.com

"Kepada Kepolisian RI, untuk secepatnya membebaskan dan menghentikan kriminalisasi aktivis pembela HAM, Advokat dan aktivis Papua. Serta menghentikan intimidasi masyarakat Sipil Papua, tarik militer dan hentikan operasi keamanan terhadap warga sipil.

Kepada pemerintah, massa meminta untuk segera mengubah pelayanan kesehatan melalui BPJS dengan skema pembiayaan yang ditanggung sepenuhnya oleh negara dan diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat.

Hingga saat ini massa masih bertahan di depan gedung dewan, dengan pengawalan ketat oleh pihak keamanan. Massa bertahan dan terus bertambah hingga siang hari ini. Sementara itu, pukul 13.00 WIB, DPRD Kota Malang dijadwalkan akan melantik ketua DPRD. Namun hingga saat ini para tamu yang diundang belum terlihat hadir. [cob]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini