Mahasiswa dan Polisi di Palembang Gelar Salat Gaib untuk Randi dan Yusuf

Senin, 30 September 2019 15:14 Reporter : Irwanto
Mahasiswa dan Polisi di Palembang Gelar Salat Gaib untuk Randi dan Yusuf Mahasiswa dan polisi salat gaib. ©2019 Merdeka.com/Irwanto

Merdeka.com - Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang menggelar aksi solidaritas tewasnya dua mahasiswa Universitas Halu Oleo Kendari, Sulawesi Tenggara, Randi (21) dan Yusuf (19). Aksi damai itu diakhiri dengan pelaksanaan salat gaib di depan Mapolda Sumsel, Senin (30/9).

Salat itu dipimpin peserta aksi. Nampak Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi, dan puluhan polisi menjadi makmumnya.

Aksi dan salat gaib ini mendapat pengamanan oleh ratusan polisi dari Polresta Palembang dan Polda Sumsel.

Koordinator aksi Muhammad Iqbal mengatakan, aksi sebagai solidaritas terhadap kedua korban yang tewas saat demontrasi menolak revisi KUHP dan sejumlah Undang-undang lain beberapa waktu lalu. Massa menilai keduanya layak dijadikan pahlawan demokrasi dan hukum di Indonesia.

"Mereka kawan-kawan kami yang gugur saat menyampaikan aspirasi, mereka pahlawan reformasi dan demokrasi," ungkap Iqbal.

Massa juga mendesak kepolisian mengusut penembakan tersebut hingga tuntas. Tak hanya pimpinan di tingkat polda, polisi juga harus mengungkap pelakunya.

"Dua teman kami yang gugur menjadi korban kebiadaban oleh oknum-oknum aparat yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah mengatakan, pihaknya akan meneruskan aspirasi mahasiswa ke Mabes Polri. Dia memastikan kasus ni tengah diproses untuk mengetahui pelaku penembakan.

"Kami turut berbelasungkawa atas gugurnya teman-teman mahasiswa di Sulawesi Tenggara," kata dia. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Demo Mahasiswa
  3. Palembang
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini