Mahasiswa Bentangkan Poster Sambut Jokowi Ditangkap, DPR Minta Polisi Tak Represif

Selasa, 14 September 2021 14:46 Reporter : Ahda Bayhaqi
Mahasiswa Bentangkan Poster Sambut Jokowi Ditangkap, DPR Minta Polisi Tak Represif Sambut Kunjungan Jokowi dengan Poster Minta Tolong, Sejumlah Mahasiswa UNS Ditangkap. ©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry, meminta anggota Polri menghindari tindakan represif dalam menjalankan tugas. Ia mendorong Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan instruksi kepada seluruh jajarannya untuk bijaksana dalam bertindak.

Hal itu menanggapi penangkapan warga dan mahasiswa yang membentangkan spanduk saat Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Blitar dan Solo.

Herman menuturkan, kebebasan berekspresi merupakan amanah konstitusi sebagai bentuk perlindungan hak asasi manusia. Meski, ia juga menggarisbawahi kebebasan berekspresi tidak serta merta hak yang tidak dapat dibatasi.

"Seperti contoh, pasal 19 ayat 2 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005 tentang Ratifikasi Kovenan Hak Sipil dan Politik, menyatakan bahwa kebebasan berpendapat dan berekspresi itu dibatasi dengan 2 batasan, yaitu: Untuk alasan keamanan nasional dan untuk menghormati harkat dan martabat orang lain," kata Herman kepada wartawan, Selasa (14/9).

Herman menilai, kepolisian sebagai penegak hukum dan pelaksana Undang-Undang perlu memiliki wawasan kebebasan berekspresi dan keamanan nasional yang sesuai amanah konstitusi.

"Maka dari itu, saya sebagai Ketua Komisi III meminta Kapolri agar menginstruksikan kepada seluruh jajarannya di lapangan agar memiliki kebijaksanaan dalam mencari keseimbangan antara Jaminan atas Kebebasan Berekspresi dan Jaminan atas keamanan nasional serta penghormatan atas harkat dan martabat orang lain," ujarnya.

Herman berharap, polisi bisa menghindari tindakan represif dan mengedepankan upaya persuasif dan humanis.

"Dan juga saya harap kepada Kapolri, untuk meminimalisir tindakan represif terhadap aksi-aksi yang serupa dengan mengedepankan upaya-upaya persuasif dan pencegahan," kata politikus PDIP ini. [lia]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini