Macam-macam rezeki yang diberikan Allah kepada hambanya

Rabu, 7 Juni 2017 12:00 Reporter : Desi Aditia Ningrum
Macam-macam rezeki yang diberikan Allah kepada hambanya Milad Masjid Istiqlal. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Ramadan merupakan bulan penuh berkah. Allah SWT memberikan banyak pahala di bulan penuh rahmat ini. Bulan Ramadan juga waktu yang tepat untuk berdoa kepada Allah SWT.

Sebab, berdoa di bulan Ramadan akan diijabah oleh Allah SWT. Hendaknya, seluruh umat muslim banyak berdoa di bulan suci ini. Mintalah diberkahi umur panjang, kesehatan, kebahagiaan dan tentunya rezeki yang halal.

Allah SWT menyediakan banyak rezeki di muka bumi ini. Namun dari banyaknya rezeki itu terdapat karakter dan macam-macamnya bergantung pada bentuk dan cara mendapatkannya. Islah Gusmian membaginya ke dalam tiga macam, seperti dikutip dari buku Mempercepat Datangnya Rezeki Dengan Ibadah Ringan karangan Mukhlis Allyudin, Enjang:

1. Rezeki yang tanpa diminta dan tanpa diusahakan telah diberikan Allah kepada hambanya. Rezeki ini diberikan karena kasih sayang dan kuasaNya. Seperti udara yang manusia hirup setiap hari. Rezeki macam ini diberikan tanpa permohonan makhlukNya.

Menurut para ulama, jika dilihat dari cara memperolehnya, rezeki macam ini disebut sebagai rezeki yang dijamin. Rezeki ini diberikan kepada seluruh makhlukNya, baik muslim maupun kafir, ahli ibadah ataupun ahli maksiat.

2. Rezeki yang diperoleh melalui ikhtiar dan kerja keras. Di sini hamba Allah menggunakan dan memaksimalkan segala bentuk media yang telah diberikannya untuk memetik rezeki itu. Seperti akal, tenaga, fisik dan sebagainya.

Para ulama menyebut rezeki ini sebagai rezeki yang digantungkan. Karena jenis ini hanya bisa didapatkan apabila dijemput dengan cara memaksimalkan ikhtiar.

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap suatu kaum, tidak ada yang dapat menolaknya, dan sekali-sekali tidak ada pelindung bagi mereka selain Dia." (QS Al-Ra'd {13}:11).

3. Rezeki yang diberikan Allah SWT tidak disangka-sangka. Allah SWT juga akan memberikan rezekiNya kepada mereka yang tidak sungguh-sungguh bekerja keras dalam meraih rezeki. Namun dalam hal ini Allah hanya memilih orang-orang tertentu, termasuk di dalamnya adalah mereka yang orientasi hidupnya meraih cinta dari Allah.

"Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu." (QS Al-Thalaq {65}:3).

Para ulama menyebut rezeki ini sebagai rezeki yang dijanjikan. Rezeki yang dijanjikan ialah rezeki yang pasti Allah SWT berikan kepada hamba-hambaNya, jika mereka melakukan amalan atau ibadah tertentu. Misalnya, gemar bersedekah, rajin salat dhuha, sering silaturahmi dan sebagainya. [ded]

Topik berita Terkait:
  1. Lentera Ramadan
  2. Jakarta
  3. Ramadan 2017
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini