Mabes TNI rotasi para jenderal, Mayjen Sabrar jadi Pangdam I/Bukit Barisan

Kamis, 2 Agustus 2018 13:27 Reporter : Ramadhian Fadillah
Mabes TNI rotasi para jenderal, Mayjen Sabrar jadi Pangdam I/Bukit Barisan Brigjen TNI M. Sabrar Fadhilah. ©2017 merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Markas Besar TNI merotasi jabatan 38 perwira tinggi dan menengah. Salah satunya Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI M Sabrar Fadhilah yang akan menjabat Pangdam I/Bukit Barisan.

Kapuspen TNI Sabrar Fadhilah membenarkan adanya 38 Pati TNI yang akan dimutasi dan promosi jabatan, termasuk dirinya.

Dalam surat keputusan Panglima TNI Nomor Kep/745/VII/2018 tertanggal 31 Juli 2018 beberapa perwira tinggi yang dimutasi antara lain Kapuspen TNI Mayjen Mohamad Sabrar Fadhilah dipromosikan menjadi Panglima Kodam l Bukit Barisan menggantikan Mayjen TNI Ibnu Triwidodo yang akan menduduki jabatan sebagai Pa Sahli Tk lll Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI.

Selanjutnya, Brigjen TNI Santos Gunawan Matondang yang sebelumnya menjabat sebagai Pa Sahli Tk lll Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba Panglima TNI diangkat menjadi Kapuspen TNI.

Selain itu, Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Universitas Pertahanan (Unhan) Laksda TNI Amarulla Octavian diangkat menjadi Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal).

Menurut Fadhilah, mutasi tersebut dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karir para perwira dalam menjalankan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks.

"Saya kira ini semua kebutuhan organisasi. Banyak memang yang sudah waktunya pensiun. Ini juga penyegaran untuk yang baru sehingga mendapatkan wawasan," tuturnya.

Mantan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) ini menambahkan, posisi Kapuspen TNI nantinya dijabat oleh Brigjen TNI Santos Gunawan Matondang.

"Saya yakin beliau akan menjaga, memelihara dan meningkatkan jauh lebih baik dari saya. Untuk itu, beliau ditunjuk oleh Panglima TNI sesuai dengan kapabilitas beliau," kata Jenderal bintang dua ini.

Terkait dengan serah terima jabatan (sertijab), ia mengaku, masih menunggu waktu Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. Sekitar satu atau dua minggu ke depan. [ian]

Topik berita Terkait:
  1. TNI
  2. TNI AD
  3. Mutasi
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini