Mabes Polri intip latar belakang bakal calon kepala daerah

Rabu, 11 Oktober 2017 11:47 Reporter : Henny Rachma Sari
Mabes Polri intip latar belakang bakal calon kepala daerah Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Ari Dono Sukmanto. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan pihaknya 'mengintip' latar belakang para bakal calon kepala daerah yang ikut dalam bursa Pilkada Serentak 2018. Hal yang ditelusuri terkait ada tidaknya dugaan pidana.

"Kami sudah harus mapping calon-calon yang kira-kira akan diusung sejak awal," ujar Ari Dono di sela-sela Apel Kasatwil Tahun Anggaran 2017 di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (11/10), seperti diberitakan Antara.

"Kalau memang mereka masih ada tabungan laporan polisi, tuntaskan, selesaikan di depan (sebelum rangkaian Pilkada)," tegasnya.

Ari Dono menegaskan instruksi tersebut ditujukan kepada penyidik yang menangani kasus bakal calon pasangan Pilkada. Hal itu untuk menghindari anggapan jika Polri tidak netral saat pesta demokrasi terselenggara.

"Yang menyelesaikan polisinya. Umpamanya si A ada laporan polisi. Oh si A kayaknya mencalonkan diri nih. Nah cepat tuntaskan! Jangan pada saat dia nyalon terus kami baru kerja. Nanti dipikir orang kami main politik," tegasnya.

Pada Pilkada DKI Jakarta 2017, polisi menyelidiki kasus penodaan agama yang dilakukan calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja Purnama.

Penanganan kasus tersebut membawa konsekwensi tersendiri bagi Polri.

Lebih jauh, Ari Dono menilai penuntasan perkara penting untuk mengantisipasi kasus dugaan tidak pidana dijadikan isu politis ketika rangkaian Pilkada berjalan.

Ia mengatakan tidak jarang langkah penyelidikan yang dilakukan polisi terhadap calon kepala daerah pada masa Pilkada, kerap dikaitkan oleh pihak-pihak tertentu dengan isu politik.

"Supaya tidak menjadi persoalan politik. Meski sebenarnya kami hanya menangani perkara saja, itu biasa, tapi karena momennya tidak pas, bisa jadi bola politik," tandasnya. [rhm]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini