Luthfi Hasan akui Ahmad Fathanah pernah terlibat trafficking

Jumat, 17 Mei 2013 21:27 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
Luthfi Hasan akui Ahmad Fathanah pernah terlibat trafficking Ahmad Fathanah tertawa. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq, mengakui sahabat karibnya, Ahmad Fathanah, pernah tersangkut masalah hukum, selain korupsi. Dia mengaku Fathanah sempat terlibat masalah penyelundupan dan penjualan manusia.

"Setahu saya dia (Fathanah) pernah terlibat trafficking dan kasus bisnis sampai dipenjara," kata Luthfi saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Jumat (17/5).

Saat ditanya oleh anggota tim penasehat hukum terdakwa Arya Abdi Effendy dan Juard Effendi, apakah Fathanah pernah dipenjara di Australia lantaran terlibat trafficking, Luthfi mengakuinya.

"Yang saya dengar begitu," ujar Luthfi.

Ahmad Fathanah disebut-sebut sebagai orang yang sama dengan Olong Achmad Fadli Luran . Olong, begitu dia disebut. Lalu siapa Olong tersebut?

Pada 1999 sempat mencuat nama Olong Achmad. Olong ditangkap oleh pihak Australia saat sedang berlibur di Bangkok, Thailand. Olong saat itu memang sedang diburu oleh pemerintah Australia karena penyelundupan manusia ke Pulau Natal, Australia.

Setelah sempat mendekam di penjara Thailand, Olong kemudian diekstradisi ke Australia. Olong kemudian dituntut jaksa dengan hukuman 20 tahun penjara. Namun karena mau bekerja sama dengan pemerintah federal, Olong akhirnya hanya dibui selama 5 tahun. Olong juga mengaku bertanggung jawab dalam penyelundupan 353 imigran gelap ke pulau Natal. Bahkan media The Age menjuluki Olong sebagai 'number one people smuggler in Indonesia at the time'

Baca juga:
Ahmad Fathanah sosok dengan 5 sebutan

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini