Lurah Gajahan Solo Pungut Zakat Warga, Gibran Siapkan Sanksi Tegas

Sabtu, 1 Mei 2021 17:05 Reporter : Arie Sunaryo
Lurah Gajahan Solo Pungut Zakat Warga, Gibran Siapkan Sanksi Tegas Gibran Tinjau Gudang di Jalan Pemuda, Banjasari. ©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka menindak tegas Lurah Gajahan, Pasarkliwon yang melakukan penyimpangan dalam bertugas. Penyimpangan yang dilakukan lurah berinisial S adalah praktik pemungutan zakat melalui linmas.

Gibran mengaku mendapatkan laporan atau keluhan warga atas penyalahgunaan wewenang lurah tersebut. Ia pun segera mengambil tindakan tegas dan akan memberikan sanksi kepada pelaku.

"Menanggapi adanya keluhan warga Gajahan tentang adanya praktik pemungutan zakat oleh Linmas yang membawa surat bertanda tangan lurah, pertama tama saya mohon maaf yang sebesar besarnya atas kejadian yang kurang nyaman ini. Terutama untuk warga Gajahan Pasarkliwon. Kasus ini sudah kami tangani kemarin malam," ujar Gibran, Sabtu (1/5).

Gibran menyampaikan, saat ini pihaknya akan mengembalikan seluruh uang yang terkumpul kepada warga. Gibran menyatakan, perbuatan yang dilakukan tersebut menyalahi aturan. Hal tersebut mengacu pada poin 4 Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo No 13 tahun 2021. Yakni tentang pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi terkait hari raya, yang berbunyi:

Permintaan dana dan atau hadiah Tunjangan Hari Raya (THR), atau dengan sebutan lain oleh Pegawai Negeri /Penyelenggara Negara, baik secara individu maupun mengatasnamakan institusi negara/daerah kepada masyarakat, perusahaan dan atau pegawai negeri/penyelenggara negara lainnya, baik secara tertulis maupun tidak tertulis, merupakan perbuatan yang dilarang dan dapat berimplikasi Pada tindak pidana korupsi.

"Mengacu pada poin ke 4 di atas, ini jelas-jelas menyalahi aturan. Untuk selanjutnya BKD agar dilakukan pemeriksaan dan penjatuhan sanksi sesuai dengan PP 53," tegasnya.

Gibran menjelaskan, pemungutan zakat dilakukan oleh Linmas dengan menunjukkan surat yang ditandatangani oleh lurah. "Ada tanda tangan Pak Lurah di suratnya. Ini sudah tidak pantas jadi lurah lagi," tandasnya.

"Sekali lagi saya mohon maaf, pelaku akan kami tindak tegas dan saya juga akan segera melakukan pengecekan di kelurahan lain. Saya ucapkan terima kasih pada warga gajahan yang sudah melaporkan kejadian ini," pungkas dia. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini