Luhut Sebut Amerika Minta Bantuan Indonesia Produksi Klorokuin Atasi Covid-19

Selasa, 24 Maret 2020 15:26 Reporter : Dedi Rahmadi
Luhut Sebut Amerika Minta Bantuan Indonesia Produksi Klorokuin Atasi Covid-19 Luhut Rapat di Kemen PUPR. ©2020 Humas Kemenko Kemaritiman dan Investasi

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menilai tidak ada negara yang siap menghadapi pandemi virus corona (COVID-19). Hal itu disampaikan dia terkait banyaknya kritikan terhadap pemerintah atas penanganan COVID-19 yang dinilai lamban.

"Pertanyaan saya, negara mana sih yang siap? Kan tidak ada yang siap. Jadi kalau ada pengamat bilang kita enggak siap, ya memang enggak pernah ada yang duga kita akan seperti ini," katanya seperti dikutip dalam akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan yang dipantau di Jakarta, Selasa (24/5).

Menurut Luhut, negara sebesar Amerika Serikat saja galau menghadapi pandemi COVID-19. Bahkan ia mengungkap AS meminta bantuan kepada Indonesia terkait obat malaria klorokuin yang disebut ampuh untuk pengobatan COVID-19.

Luhut pun berencana untuk menawarkan peluang bisnis klorokuin, yang diproduksi PT Kimia Farma (Persero) Tbk itu.

"Saya dengar sendiri pernyataan Presiden Trump. Kita ini produsen klorokuin terbesar dunia, yaitu Kimia Farma. Saya tadi baru telepon Dirut Kimia Farma berapa sih produksi kita. Karena Amerika mau produksi, kita offer (tawarkan) mereka untuk konteks ini," katanya.

Lebih lanjut, Luhut menganggap kritikan soal penanganan COVID-19 keluar karena ketidaktahuan publik. Dan hal tersebut dinilainya normal.

Namun, ia kembali mengingatkan bahwa pemerintah tidak akan pernah membuat keputusan yang merugikan rakyatnya.

"Memang di sana sini tidak sempurna, ya karena vaksinnya saja belum ada. Dan ini kita belum lihat eskalasinya bagaimana," imbuhnya. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini