Luas Terdampak Kebakaran Hutan di Kawasan Semeru Capai 115 Hektar

Senin, 21 Oktober 2019 09:02 Reporter : Darmadi Sasongko
Luas Terdampak Kebakaran Hutan di Kawasan Semeru Capai 115 Hektar Kebakaran Hutan di Kawasan Semeru. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Luas terdampak dari kebakaran hutan di Kawasan Gunung Semeru dan sekitarnya mencapai 115 Hektar. Kondisi lokasi yang kering akibat belum adanya turun hujan diperburuk oleh faktor angin yang berhembus kencang.

"Area terdampak seluas 115 Hektar," tegas Syarif Hidayat, Kepala Sub Bagian Data, Evaluasi, Pelaporan dan Humas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Senin (21/10).

Titik api yang berhasil dipadamkan berada di lokasi Gunung Kepolo, Arcopodo, Kelik, Watupecah, Waturejeng, Ayek-ayek, Pusung Gendero, Ranu Kumbolo, Pangonan Cilik, Oro-oro Ombo, Watu Tulis, Po'o, Kemlamdingan Dowo, Pos 1, Sentong, Pasang Kupluk, Gunung Lanang, Bantengan, Pasangan dan Ledok Tirem.

Berdasarkan laporan Minggu (20/10) malam masih terdapat api di blok Po'o, Doyong dan Bantengan yang masuk wilayah kerja Resort PTN Ranu Pani. Lokasi titik api sempat dipadamkan. Tetapi kondisinya yang kering, panas dan angin kencang membuat titik karhut muncul kembali di lokasi tersebut. Khusus area terdampak di blok Po'o, Doyong dan Bentengan seluas 2 Hektar.

"Tim berjumlah 47 orang dari Petugas TNBTS, Polsek Senduro, Koramil Senduro, BPBD Lumajang, Masyarakat Mitra Polhut, Masyarakat Peduli Api dan Masyarakat Ranupani," katanya.

Peralatan yang digunakan berupa jetshooter, garu, sabit, parang, flame freeze, mobil pemadam.

"Jenis kebakaran berupa kebakaran permukaan , dengan vegetasi berupa seresah, krinyu, semak kering serta beberapa pohon jenis acasia dan cemara gunung," jelasnya.

Saat ini petugas fokus pemadaman dengan mendekati titik api yang dapat dijangkau dengan peralatan jetshooter, gepyok dan ranting. Sebagian juga membuat sekat bakar pada medan datar, agar api tidak meluas.

"Juga dilakukan mop-up yaitu pengendalian sisa api, bara dan asap sehingga dapat benar-benar padam," tegasnya. [rhm]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini