Luas Karhutla di Sumsel Hingga Saat Ini Capai 106.307 Hektar

Selasa, 8 Oktober 2019 15:03 Reporter : Irwanto
Luas Karhutla di Sumsel Hingga Saat Ini Capai 106.307 Hektar Kebakaran hutan jati di Semarang. ©Liputan6.com/Gholib

Merdeka.com - Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan hingga saat ini mencapai 106.307 hektar. Karhutla terbanyak berada di lahan gambut dan sejauh ini masih terus berlangsung.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, karhutla di OKI mencapai 40.165 hektar, Musi Banyuasin (30.279 hektar), kemudian Banyuasin (18.094 hektar), Musi Rawas Utara (6.276 hektar), dan Ogan Ilir (5.418 hektar).

Selanjutnya, Muara Enim (2.019 hektar), Musi Rawas (2.047 hektar), Penukal Abab Lematang Ilir (1.561 hektar), Palembang (264 hektar) dan Ogan Komering Ulu Timur (152 hektar).

Kabid Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel Ansori mengungkapkan, luasan karhutla tersebut berdasarkan satelit Sentinel, Landsat 8 OLI TIRS dan Modis yang dikalkulasikan tim gabungan pemadaman darat per 7 Oktober 2019. Tercatat, OKI dan Musi Banyuasin merupakan daerah terbanyak terjadi karhutla.

"Data hingga kemarin ada 106.307 hektar lahan yang terbakar, mayoritas berada di lahan gambut," ungkap Ansori, Selasa (8/10).

Dikatakannya, karhutla masih terjadi di sejumlah daerah. Seperti di OKI, Musi Banyuasin, Ogan Ilir, dan Banyuasin. Tim darat dan udara masih melakukan pemadaman ditambah upaya Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang telah digelar sejak 3 Oktober 2019.

"TMC sudah 18 kali penerbangan dan garam yang disemai mencapai 14,4 ton. Untuk pengeboman air dari udara sampai sekarang sudah dilakukan 521 kali," ujarnya. [did]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini