Longsor dan Banjir Terjang Tasikmalaya, Satu Warga Tewas

Kamis, 15 Oktober 2020 11:17 Reporter : Rifa Yusya Adilah, Supriatin
Longsor dan Banjir Terjang Tasikmalaya, Satu Warga Tewas Ilustrasi banjir. ©Unplash/jonfordphotos

Merdeka.com - Tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat, menewaskan satu warga dan mengakibatkan dua orang luka-luka. Peristiwa yang terjadi pada Senin lalu (12/10), pukul 06.00 WIB itu disertai banjir.

"Tewas satu warga dan dua luka-luka," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, melalui keterangan tertulis, Kamis (15/10).

Raditya mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya telah berhasil mengevakuasi korban dan memberikan pertolongan terhadap warga yang mengalami luka ringan. Personel BPBD juga memberikan pelayanan kepada warga yang masih mengungsi karena tanah longsor.

"Sekitar 16 KK atau 51 jiwa masih mengungsi," jelasnya.

Sedangkan total keluarga yang terdampak tanah longsor dan banjir mencapai 361 KK. Selain itu, tanah longsor dan banjir juga menimbulkan kerugian lain, yakni rumah rusak berat (RB) 21 unit, rumah rusak sedang (RS) 15 dan rumah rusak ringan (RR) 1.

"Rumah warga ini rusak karena dampak tanah longsor, sedangkan 1 rumah lain terancam longsor," sambungnya.

Pada infrastruktur umum, tanah longsor dan banjir mengakibatkan 20 titik ruas tertutup, jembatan RB 1 unit, sekolah RR 1, paud RB 1, masjid RS 2 dan RB 1.

Di sektor ekonomi, banjir dan longsor mengakibatkan dampak pada 75 petak kola mikan, 15 ekor domba, 2.000 ekor ayam dan 15 ha lahan sawah.

Bencana ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang terjadi pada Senin (12/10). Debit tinggi dari curah hujan menyebabkan meluapnya air Sungai Cimedang dan Sungai Ciandum. BPBD memonitor struktur tanah labil menjadi salah satu pemicu longsor di wilayah terdampak.

Oleh karena itu, dia meminta masyarakat Jawa Barat untuk waspada terhadap cuaca buruk, yakni hujan disertai angin kencang dan petir pada siang atau sore hingga menjelang malam hari yang akan berlangsung hingga Jumat 16 Oktober 2020. Hal ini dia sampaikan berdasarkan prakiraan cuaca Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Peringatan dini cuaca buruk untuk wilayah Bogor, Depok, Bekasi, Cianjur, Sukabumi, Purwakarta, Bandung, Majalengka, dan Sumedang pada 14 Oktober 2020 hingga Jumat 16 Oktober 2020," ujarnya. [rnd]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini