Live Porno Aksi Tiga Remaja Putri Diduga Terinspirasi Tren Cybersex

Sabtu, 25 April 2020 16:00 Reporter : Bachtiarudin Alam
Live Porno Aksi Tiga Remaja Putri Diduga Terinspirasi Tren Cybersex 3 Remaja putri live mesum di Kalteng. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi mengamankan tiga remaja putri yang melakukan video porno aksi live instagram. Mereka memiliki kesamaan tanda-tanda cybersex (live show by request) seperti di Barat.

"Pada kejadian ini, ada tanda-tanda cybersex mirip live show by request. Di Barat, ini sudah sejak lama menjadi kegiatan komersial. Terlebih saat Work from home dalam wujud live seperti mulai banyak," kata Ahli Psikolog Forensik, Reza Indragiri Amriel saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (25/4).

Kemudian, Reza menduga kemungkinan kejadian seperti ini terinspirasi oleh tren cybersex yang sejak wabah Covid-19 jadi semakin marak. Hingga konsumsi metode pornografi komersial seperti itu, meningkat tajam.

"Nah, kalau memang ada unsur komersial (promosi , teaser, dan sejenisnya) maka motifnya adalah instrumental. Yakni, Memperoleh manfaat dari pelanggaran hukum yang mereka lakukan," terangnya.

"Tetapi kalau sebatas iseng, apa boleh buat mungkin ini mendemonstrasikan watak narcistik mereka dengan cara eksibisionisme (mempertontonkan bagian tubuh yang sensitif ke orang lain)," tambah dia.

Kendati demikian, Reza mengkhawatirkan setelah mereka tidak sadar dari kejauhan ada orang yang melakukan pelecehan terhadapnya, secara maya dan real time. Bisa juga berdampak pada dunia nyata nantinya.

"Juga, di dunia nyata mereka nantinya bisa punya kerawanan lebih tinggi untuk menjadi korban kejahatan. Pada sisi ini, masuk akan ketika polisi menetapkan mereka sebagai korban," tuturnya.

Namun kondisi berbeda bisa terjadi, kata Reza, jika mereka dengan sadar tidak di bawah tekanan, dan semakin menjadi seiring banyaknya komentar netizen. Maka bisa dipahami bahwa ketiga pemudi tersebut, sebagai pelaku.

"Bisa dipahami bahwa ketiga remaja tersebut jika secara sengaja memproduksi dan menyebarluaskan tayangan pornografi. Ini bisa memosisikan mereka sebagai pelaku," katanya.

Sebelumnya, Tiga remaja putri asal Kalimantan Tengah (Kalteng) mendadak viral. Bukan karena prestasi yang ditoreh, namun ketiganya jadi buah bibir lantaran aksi nekat membuka pakaian mereka satu per satu saat tayang langsung (Live) di Instagram.

Kasat Reskrim Kompol Todoan Agung Gultom mengatakan ketiga remaja yang diduga berasal dari Kabupaten Pisau itu kini sudah diamankan penyidik. Kepada polisi, mereka mengaku tidak menyangka aksi tak senonoh itu bakal direkam seseorang hingga akhirnya membuat heboh.

"Pengakuan mereka sebenarnya hanya untuk iseng dan untuk hiburan saja, hanya saja mereka tidak memikirkan dampaknya hingga bisa viral setelah di-share di media sosial. Bahkan, mereka tidak mengetahui bahwa video itu di-share oleh orang lain," kata Gultom, Jumat (24/4).

Kini mereka masih menjalani pemeriksaan secara intensif di kantor polisi. Sementara itu polisi memburu penyebar video.

"Tiga remaja putri ini akan dilakukan pemeriksaan sebagai saksi sekaligus korban. Untuk penyebar video tersebut masih dalam penyelidikan penyidik," kata Gultom.

Dalam perkara ini, unit PPA Polresta Palangka Raya sama sekali belum menetapkan siapa tersangkanya. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini