Lion Air angkut dua keluarga korban JT610 dalam setiap penerbangan

Senin, 29 Oktober 2018 16:04 Reporter : Kirom
Lion Air angkut dua keluarga korban JT610 dalam setiap penerbangan Warga Tanjung pakis melihat lokasi jatuhnya pesawat. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - PT Lion Air Grup menerbangkan keluarga korban pesawat jatuh JT610 737 Max 8, di perairan Tanjung Karawang, dengan sistem berganti. Yaitu dengan mengangkut dua keluarga dalam satu penerbangan.

Hal itu dilakukan, pihak Lion Air karena terbatasnya kursi pesawat tujuan Pangkalpinang.

"Keterbatasan yang kita miliki akhirnya, kita akan angkut dua keluarga menuju Pangkalpinang tetapi mudah-mudah hal ini diterapkan untuk hari ini saja dengan status darurat," kata Presiden Direktur Lion Air Grup Edward Sirait, Lion Operation Center, Selapajang, kota Tangerang, Senin (29/10).

Dia memastikan setiap keluarga korban yang diterbangkan ke Halim Perdanakusuma dan Pangkalpinang, akan mendapat fasilitas sesuai prosedur berlaku.

"Fokus kita ini terhadap penanganan keluarga korban dan akan kita lakukan semaksimal mungkin melayani mereka," ucap dia.

Saat ini pihaknya terus berusaha membuka layanan informasi baik di terminal 1 Bandara Soekarno Hatta ataupun Lion Operation Centre di Selapajang Tangerang. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini