Lima Penambang Emas Ilegal Dibekuk Polisi di Nagan Raya

Jumat, 13 September 2019 14:03 Reporter : Afif
Lima Penambang Emas Ilegal Dibekuk Polisi di Nagan Raya Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Lima orang terduga penambang emas ilegal di permukiman Pulo Raga, Gampong Panton Bayam, Beutong, Nagan Raya dibekuk polisi. Mereka ditangkap saat sedang bekerja menambang emas pada malam hari, Rabu (12/9).

Kelima tersangka itu adalah berinisial HJ (50) pemilik modal warga Beutong, HS (21), IW (27), MZ (48) bertugas sebagai operator beco dan IM (22) operator asbuk.

Mereka langsung diboyong ke Polres Nagan Raya untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan kasus ini. Mereka dibawa beserta barang bukti yang didapatkan di lokasi penambangan emas ilegal.

"Mereka ditangkap pukul 02.00 WIB saat sedang beraktivitas penambangan emas," kata Kasat Reskrim AKP Mahliadi, Jumat (13/9).

Menurutnya, selama ini penambang emas ilegal itu beroperasi malam hari agar tidak ada yang mengetahuinya. Namun, penambang emas ilegal ini tak dapat berkutik saat polisi melakukan penyergapan di lokasi tersebut.

Saat ditangkap seluruh penambang emas ilegal itu tak membuat perlawanan dan langsung diboyong ke Mapolres Nagan Raya. Barang bukti yang diangkut berupa 2 unit exavator dan serbuk emas murni seberat 15 gram.

Hingga saat ini, kelima tersangka tersebut masih menjalani pemeriksaan oleh pihak Polres Nagan Raya untuk proses pengembangan kasus tersebut. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. Penambangan Liar
  2. Banda Aceh
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini